SOLO—Penukaraan uang yang dilakukan di Kantor Bank Indonesia (KBI) Solo hingga Rabu (8/9) kemarin jumlahnya sudah mencapai Rp 1,2 triliun. Jumlah ini terdiri dari penukaran yang dilakukan oleh masyarakat umum maupun kalangan perbankan.
“Tahun ini memang kami tidak membatasi jumlah penukaran yang ingin dilakukan masyarakat, kami melayani berapa pun yang diminta. Selain itu juga mulai tahun ini bank-bank umum juga bisa ikut melayani penukaran uang. Ini sebagai bentuk kemudahan yang berusaha BI berikan,” jelas Pemimpin BI Solo, Dewi Setyowati.
Sementara, kliring (penyelesaian utang piutang antarbank peserta menggunakan surat berharga) debet penyerahan pada bulan Agustus mengalami peningkatan dibanding bulan sebelumnya.
Berdasarkan data yang dikeluarkan BI Solo diketahui bahwa nilai kliring debet penyerahan di bulan Agustus mencapai Rp 2,553 triliun dengan volume sebanyak 69.191. Angka ini mengalami peningkatan dibanding bulan Juli di mana nilai kliringnya hanya sebesar Rp 2,402 triliun dengan volume 63.903.
Penurunan Transaksi
Kliring debet penyerahan ini masih didominasi dalam bentuk bilyet giro yang nilainya mencapai Rp 2,332 triliun, diikuti cek di posisi kedua dengan nilai sebesar Rp 220,802 miliar, dan dalam bentuk lainnya sebesar Rp 1,362 miliar.
Berbeda dengan kliring debet penyerahan, kliring debet pengembalian justru mengalami penurunan di bulan Agustus. Jika di bulan Juli kliring debet pengambilan senilai Rp 2,379 triliun dan volumenya 62.798 maka di bulan Agustus nilainya turun menjadi Rp 2,526 triliun dengan volume 67.983.
Sedang untuk transaksi uang dalam jumlah besar melalui Real Time Gross Settlement (RTGS) pada bulan Agustus juga mengalami penurunan dibanding bulan sebelumnya. Jika pada bulan Juli transaksi melalui RTGS senilai Rp 1,317 triliun dengan volume 2.667 transaksi maka pada bulan Agustus turun menjadi Rp 1,287 triliun dengan volume 2.359 transaksi.
“Naik turunnya transaksi baik dalam bentuk RTGS maupun kliring ini menjadi indikasi kalau dinamika perekonomian masyarakat Solo begitu tinggi,” ujarnya. (nie)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |







