Jumat, 25/05/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : harianjoglosemar@gmail.com

Purwosari Jadi Mal

Senin, 29/03/2010 09:00 WIB - qds

SOLO—Gebrakan baru akan ditempuh PT Kereta Api (KA) Persero Daop VI  Yogyakarta guna mengoptimalkan seluruh aset nonproduksinya yang selama ini kurang optimal. Yakni melalui rencana pembangunan kawasan bisnis seperti mal, ruko, dan entertainment center khususnya yang berlokasi di kompleks stasiun Purwosari Solo.
Anggota Komisaris PT KAI Persero, Hekinus Manao mengatakan PT KAI mempunyai lahan-lahan yang menarik, namun jauh ini pengelolaannya kurang optimal. Sehingga PT KA Persero lantas melakukan penawaran ke sejumlah investor agar ada realisasi kerja sama untuk pengembangan usaha yang memberi keuntungan kedua belah pihak, dan masyarakat.
“Jadi manajemen sekarang ini sedang giat kembali agar kerja sama dengan investor itu bisa terealisasi, dan ada yang berminat. Jadi, lahan yang ada di Purwosari ini tidak terlantar,” tandasnya kepada wartawan di sela-sela kunjungannya  untuk melihat aset nonproduksi dan peninjauan lapangan,  Sabtu (27/3).
Saat ini lahan Stasiun Purwosari dengan luas 8 hektare belum tergarap maksimal. Namun sebelumnya sudah pernah ada investor yang berminat, sayang tidak dikelola dengan baik, sehingga kerja sama tersebut belum ada kelanjutan. Alias baru sampai pada nota kesepahaman belum mencapai kontrak.
“Karena lahan di Purwosari ini letaknya di perkotaan, dan menonjol dari sisi komersil atau bisnis. Bisa saja nanti dibangun mal, pertokoan, ruko, entertainmet center dan yang lainnya. Sebab akses transportasi dan akomodasinya juga mudah, ini tentulah akan menjadi nilai bagi investor dan mereka tak akan ragu lagi,” tandasnya.
Selain di Purwosari Solo, lahan yang akan dioptimalkan seiring manajemen baru adalah di kawasan Bandung dan Banda Aceh. Tercatat, secara nasional aset PT KA mencapai 5.200.000 m2.
Dewan komisaris PT KA Persero, Yahya Oembara turut membenarkan kunjungan tersebut dilakukan untuk investigasi dan inspeksi terhadap aset-aset yang dimiliki PT KA Persero Daop VI. (qds)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :