Jumat, 25/05/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : harianjoglosemar@gmail.com

Pupuk Sulit, Petani Mengeluh

Sabtu, 12/12/2009 11:00 WIB - yok

SRAGEN (Joglosemar): Kalangan petani di sejumlah wilayah di Kabupaten Sragen mengeluhkan kesulitan mendapatkan pupuk urea bersubsidi. Padahal, saat ini keberadaannya sangat dibutuhkan karena sudah memasuki masa pemupukan pertama.
Salah seorang petani asal Desa Sambungmacan, Kecamatan Sambungmacan, Karsono (45) mengatakan, saat ini urea bersubsidi sangat sulit dijumpai.
Hilangnya pupuk sudah terjadi sejak sepekan terakhir menjelang masa pemupukan pertama ini. Sementara jatah pupuk dari Pemkab belum juga turun.
“Sebenarnya berapa pun harganya kami mau asalkan ada barangnya. Tapi nyatanya cari ke mana-mana tidak ada pupuk. Kami ndak tahu harus cari ke mana lagi,” paparnya kepada Joglosemar, Jumat (11/12).
Ia khawatir, jika sampai molor mendapat pupuk, dampaknya akan buruk terhadap perkembangan tanaman. Selain itu, keterlambatan pemupukan praktis juga menurunkan tingkat produktivitas tanaman padinya.
“Sudah hampir dua pekan lebih padi saya juga belum dipupuk. Lha mau beli ndak ada barangnya. Memang dapat jatah dari kabupaten tapi jumlahnya sangat minim,” timpal Parmanto, petani asal Patihan, Kecamatan Sidoharjo.
Menyikapi hal itu, Wakil Ketua Komisi II DPRD Sragen, Bambang Widjo Purwanto mendesak agar instansi terkait segera turun tangan mengatasi problem tersebut. Sebab jika dibiarkan berlarut-larut maka akan sangat merugikan petani.
“Kalau memang ada jatahnya ya segera dicairkan. Kalau tidak ya bagaimana upayanya yang penting kebutuhan pupuk saat ini bisa tercukupi. Kalau dibiarkan seperti ini kasihan petani,” ujarnya.
Pihaknya juga mendesak agar Komisi Pengawas Pupuk dan Pestisida (KP3) lebih intensif dalam memantau distribusi pupuk. Pasalnya, tidak menutup kemungkinan, kelangkaan yang terjadi justru melibatkan peran penyalur baik distributor, agen maupun pengecer.
Diminta Melapor
Terpisah, Asisten Sekda Bidang Administrasi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Endang Handayani, mengatakan pihaknya akan segera mengundang pihak-pihak terkait untuk membahas dan menindaklanjuti masalah kelangkaan yang terjadi di Sambungmacan. Dijadwalkan, pembahasan akan digelar hari ini, Sabtu (12/12).
Sementara, Kepala Dinas Pertanian Sragen Haryoto menegaskan sebenarnya stok pupuk urea untuk musim tanam pertama di wilayah Sragen cukup melimpah.
Sebab itu, pihaknya meminta agar petani segera melapor jika mendapati problem kelangkaan sehingga bisa langsung ditindaklanjuti.
“Kalau memang jatahnya belum turun, bisa langsung mengajukan permintaan lewat kelompok tani. Nanti biar segera didrop. Tapi kalau minta tambahan alokasi kelihatannya sulit karena jatah sudah dipas sesuai rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK),” tandasnya. (yok)
 

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :