Jumat, 25/05/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : harianjoglosemar@gmail.com

PSB Online Tergantung Kebutuhan

Rabu, 17/03/2010 09:00 WIB - bns

SOLO—Penerimaan siswa baru (PSB) tahun 2010/2011 menggunakan program on line berbasis web sekolah dimulai bulan April mendatang. Segala persiapan telah dilakukan diberbagai sekolah negeri maupun swasta, khususnya untuk sekolah berstandar internasional (SBI).
“Jadi apa pun program yang dicanangkan oleh pemerintah kami selalu siap mendukungnya. Kami telah mempersiapkannya jauh-jauh hari sebelumnya, nanti tinggal bagaimana koordinasi dengan sekolah yang lainnya saja,” ungkap Ngadiyo, Kepala SMAN III Surakarta, Senin (15/3).
Ngadiyo mengaku tinggal mempersiapkan perangkat pendaftarannya, meliputi biaya seleksi sampai daftar siswa yang lolos seleksi. Program berbasis web sekolah dinilainya lebih efektif dan efisien waktu. Ditambahkan, kuota 10 kelas yang dimiliki SMAN III Surakarta tidak menutup diri bagi siswa-siswi kurang mampu. Jumlah total keseluruhan siswa yang mencapai 340 siswa, setidaknya menjadi hak bagi murid kurang mampu yang ingin bersekolah di SBI.
Menurut Ngadiyo, aturan 20 persen kuota bagi siswa tidak mampu sebagaimana diatur dalam Permendiknas Nomor 78 tahun 2009 tidak sesuai dengan realita di lapangan. Serta syarat-syarat berikut ini harus mereka penuhi, yakni lolos secara akademik, administrasi, psikologi, bahasa Inggris dan nilai UN sebelumnya. “Memang benar ada aturan yang mengatakan terdapat kuota siswa kurang mampu bersekolah di SBI, namun sesuai kenyataan di lapangan jumlah kuota 20 persen tidak bisa terpenuhi. Syarat utama secara akademik harus terpenuhi, untuk itu dinas bersangkutan harus menyiapkan pula daftar cadangan murid ketika jumlah pendaftar kurang mampu tersebut belum bisa diterima di SMAN III,” terangnya.
Katanya, secara teknis sekolah-sekolah antara negeri dan swasta akan dibedakan. Untuk saat ini, SMAN III telah berkoordinasi dengan SMAN I untuk menyeragamkan program PSB on line melalui web sekolah. Hal ini dilakukannya karena antara kebutuhan antara negeri dan swasta tidaklah sama. “Sekolah negeri dan swasta mempunyai ciri dan karakter yang berbeda-beda, untuk itu mulai tanggal 5-17 April dalam satu gelombang PSB mulai kami buka,” tandasnya. (bns)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :