Tiada yang menyangka, suasana siang nan cerah di Solo Grand Mall (SGM) Solo, tiba-tiba diramaikan dengan aksi bunuh diri Agus Sunarto (32), pria asal Bengkulu yang tinggal di rumah saudaranya di Telukan, Grogol, Sukoharjo. Senin (4/1) siang itu, Agus melompat dari lantai IV Gedung SGM dan meninggal seketika di jalur menuju parkiran SGM.
Kami tentu berempati dengan kesedihan yang kini mendera keluarga Agus dan berdoa semoga keluarga korban diberi kesabaran serta ketabahan oleh Tuhan YME. Kami juga berharap kasus-kasus seperti ini tidak terjadi lagi di masa yang akan datang.
Di sisi lain, kami prihatin dengan aksi bunuh diri dengan cara melompat dari gedung bertingkat yang sebelumnya hanya ditemukan di kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya. Kami sepakat dengan Psikolog UMS Juliani Prasetyaningrum, pemberitaan yang gencar oleh media elektronik atau cetak terhadap aksi bunuh diri macam ini, mempengaruhi (menginspirasi) terjadinya kasus-kasus serupa di daerah. Untuk itu, kami berpikir ini adalah evaluasi bagi kalangan media saat memberitakan hal-hal tertentu yang dapat berdampak negatif kepada masyarakat luas.
Peristiwa ini juga menjadi warning bagi kita semua untuk bisa lebih terbuka dan mau berbagi terhadap sesama. Dengan selalu berbagi, entah kesenanan atau kesedihan, beban akan lebih ringan sehingga hidup akan lebih bebas.
Menyitir Juliani, faktor sosial diyakini menjadi salah satu pemicu berbagai kejadian bunuh diri dewasa ini. Pola kehidupan yang semakin individualis, terkepung berbagai kesibukan aktivitas kerja dan lunturnya kehidupan guyub rukun ala masyarakat timur menjadi pemicunya. Untuk itu, mari kita bangun keguyuban yang pernah kita banggakan karena ini bisa menjadi modal sosial yang memiliki dampak luar biasa.
Selain modal sosial, sudah saatnya pula setiap pribadi membangun modal individu yakni dengan selalu memupuk keyakinan kita terhadap agama yang kita anut. Senang atau sedih, luangkan waktu untuk mengingat Tuhan. Kami yakin dengan selalu mengingat dan memohon kepada Tuhan, segala permasalahan dunia akan bisa diselesaikan. (***)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |







