Senin, 13/02/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : redaksi@harianjoglosemar.com
<div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div>

Pranoto, Sukses Setelah Menimba Ilmu Optik dari Teman

Kamis, 29/10/2009 21:45 WIB - Rachmadhani Fitriastuti

Untuk menjalankan sebuah usaha, rupanya tidak perlu memiliki latar belakang pendidikan yang berkaitan dengan usaha tersebut. Asal ada keinginan dan kemauan yang kuat untuk belajar, pasti bisa. Itulah yang dialami Pranoto, Pemilik Optik Pranoto.
Nama optiknya ini sudah cukup dikenal di Surakarta dan sekitarnya. Meskipun hanya tamatan SMA, pria kelahiran Sragen ini mampu menjalankan kerajaan optiknya dengan sukses. Berawal di tahun 1983, Pranoto bekerja di optik milik temannya. Di sinilah awal mula timbul ketertarikan dalam diri Pranoto untuk menjalankan bisnis di bidang optik.
Bekerja di optik milik sang kawan pun ia manfaatkan semaksimal mungkin untuk menimba ilmu sebanyak-banyaknya. Baik itu mengenai dunia optik maupun lika-liku bisnisnya. Tak sampai satu tahun, Pranoto mantap untuk membuka optiknya sendiri yang ia namakan Optik Pranoto.
“Pengalaman bekerja di optik teman saya memang memberikan pelajaran yang sangat banyak. Jadi ketika membuka optik sendiri, saya sudah paham mengenai pasar bisnis optik. Ini cukup membantu dan memudahkan saya dalam mengawali bisnis,” ujarnya pada Joglosemar, Rabu (28/10).
Optik pertama yang dibukanya adalah yang berada di kawasan Alun-alun Utara Surakarta. Namun untuk optik resmi pertama yang dibukanya adalah yang berada di Jalan Dr Radjiman.
“Bisnis optik kan berkaitan dengan kesehatan jadi izinnya harus benar-benar jelas. Dan optik resmi pertama saya ya yang di Jalan Radjiman itu, tapi tidak lama kemudian optik yang di alun-alun (Alun-alun Utara) ini juga mendapat izin dari Dinas Kesehatan,” terang suami dari Andri Retno Untari ini.
Meskipun bisnis optiknya sudah berjalan baik, namun tidak membuat Pranoto berhenti belajar. Sebagai salah satu pengguna kaca mata, Pranoto acap kali menjadi klien para dokter mata maupun optik-optik ternama. Saat menjadi klien inilah, Pranoto manfaatkan untuk mempelajari cara kerja para dokter mata maupun sistem pelayanan optik-optik terkenal. Hal itu ia gunakan untuk mengembangkan bisnisnya.
“Saya dari kecil memang hanya tertarik untuk jadi pengusaha, meskipun sudah kerja kantoran dengan gaji cukup besar saya tetap tidak betah. Dan salah satu kunci sukses jadi pengusaha adalah adanya kemauan untuk belajar,” jelasnya.
Berkat kegigihannya ini, Pranoto sanggup melebarkan sayap usaha optiknya.
Kerja Sama
Hingga kini Optik Pranoto sudah memiliki 31 cabang yang tersebar di Solo, Sragen, Jogja, Klaten, Karanganyar, Sukoharjo, Wonogiri, Boyolali, Ngawi, dan Madiun. Dari ke-31 cabang ini, lima di antaranya merupakan toko grosir.
Di optiknya, Pranoto menyediakan berbagai jenis frame dan lensa kaca mata. Tak ketinggalan softlens pun menjadi salah satu produk andalan. “Kita menyediakan untuk semua kalangan, mulai dari kalangan bawah hingga atas. Mau cari frame dan lensa dari harga Rp 20.000 sampai Rp 3 juta ada di sini,” jelas Pranoto.
“Orang mungkin nggak menyangka kalau di optik-optik kita menyediakan lensa-lensa mahal. Padahal semua ada di sini, bahkan untuk pemasangan pun langsung jadi, tidak perlu menunggu sampai tiga hari seperti pada optik-optik besar,” lanjutnya.
Setiap harinya optik-optik Pranoto bisa melayani lebih dari 50 pembeli. Namun sayangnya ketika ditanya berapa omzet yang diperolehnya, Pranoto enggan menjawab. “Keuntungan itu bukan hal yang utama dan saya yakin rezeki itu sudah ada yang mengatur. Tinggal bagaimana usaha kita untuk memperoleh rezeki itu,” tutur ayah lima anak ini. (Rachmadhani Fitriastuti)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :