Jumat, 25/05/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : harianjoglosemar@gmail.com

Polres Cilacap Tahan 19 Pengungsi Afghanistan

Sabtu, 31/10/2009 19:47 WIB - ant

CILACAP (Joglosemar): Polres Cilacap berhasil menahan sebanyak 19 pengungsi dari Afghanistan beserta empat sopir dan dua orang koordinator di sekitar Dermaga Lomanis, Cilacap.
”Mereka kami amankan setelah Mabes Polri menginformasikan adanya orang yang dicurigai membawa imigran dari Afghanistan yang dijemput dari daerah Cisarua, Bogor, Jabar dan hendak dibawa ke arah Cilacap,” kata Kapolres Cilacap AKBP Guruh Ahmad Haryanto, di Cilacap, Jumat (30/10).
Menurut dia, para imigran ini menggunakan tiga mobil L300 dan sebuah mobil Avanza telah berada di Dermaga Lomanis, pada Kamis (29/10), sejak pukul 22.30 WIB.
Akan tetapi saat petugas datang sekitar pukul 23.00 WIB, kata dia, salah satu mobil yakni Avanza melarikan diri.
Setelah dikejar, lanjutnya, penumpang dalam mobil Avanza yang merupakan suami istri tersebut diduga sebagai koordinator penyelundup imigran ditangkap di Karangpucung, Cilacap.
”Dari KTP-nya diketahui jika mereka merupakan warga Bekasi, Jabar. Mereka bernama Zhazad Akhtar Ali Chacha dan Zarina Bibi,” katanya.

Mencari Pekerjaan
Menurut dia, Polres Cilacap masih melakukan pemeriksaan terhadap 19 imigran Afghanistan tersebut karena mereka diketahui tidak membawa dokumen resmi berupa paspor dan visa.
”Mereka hanya membawa surat-surat dari UNHCR, sehingga mereka diduga merupakan imigran gelap yang belum diketahui tujuannya,” kata Guruh menegaskan.
Disinggung mengenai kemungkinan mereka hendak menuju Australia melalui Dermaga Lomanis, dia mengatakan hal itu belum diketahui karena polisi masih memeriksanya.
Menurut dia, Polres Cilacap akan melimpahkan kasus imigran tersebut kepada Kantor Imigrasi Cilacap setelah selesai melakukan pemeriksaan intensif.
Kasubsi Penindakan Kantor Imigrasi Cilacap Nur Agus mengatakan pihaknya masih menunggu pemeriksaan yang dilakukan Polres Cilacap.
Salah satu imigran yang bisa berbicara dalam bahasa Inggris, Mirza Khan Haidery (25) mengakui mereka merupakan pengungsi dari Afghanistan untuk mencari pekerjaan Jakarta sejak tujuh bulan lalu dan tinggal di sebuah apartemen dengan bantuan UNHCR. (ant)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :