SRAGEN—Jajaran Polres Sragen menyatakan ada tiga titik rawan kecelakaan yang harus diwaspadai para pemudik yang melintasi jalur di wilayah Bumi Sukowati. Guna mengingatkan pemudik lebih berhati-hati di jalur rawan kecelakaan, Polres Sragen memasang bendera merah di titik-titik rawan kecelakaan tersebut.
Titik-titik rawan kecelakaan tersebut di antaranya Jalan raya Solo-Sragen Km 14-15 tepatnya di Ngijo, Masaran, Jalan raya Sragen-Ngawi Km 9-10 tepatnya di Natan, Bumiaji, Gondang, serta Jalan raya Solo-Purwodadi Km 26-27 di Gemolong.
Kapolres Sragen AKBP IB Putra Narendra melalui Kasatlantas AKP Wajiman mengatakan, titik rawan kecelakaan di kawasan Ngijo Masaran serta Natan Gondang disebabkan tipikal jalan yang tiba-tiba menyempit atau bottle neck. Tikungan tajam di kedua kawasan tersebut juga rawan berpotensi terjadinya kecelakaan. Sedangkan di jalan raya Gemolong, yang patut diwaspadai adalah perempatan besar di mana selain jalurnya sempit, arus kendaraan juga padat.
“Selain tipikalnya rentan memicu kecelakaan, beberapa titik rawan itu juga sangat berbahaya karena kondisi jalannya gelap pada malam hari. Maka dari itu, antisipasi kami selain memasang bendera merah, masing-masing titik rawan itu juga akan dibuat pos pengamanan ditambah satu pos pengamanan di Pilangsari, Ngrampal,” papar AKP Wajiman Minggu (5/9) kemarin.
Selain titik rawan laka, pemudik juga dihimbau mewaspadai kerawanan kriminal selama perjalanan terutama aksi bajing loncat. Tiga titik yang diprediksi rawan bajing loncat adalah kawasan ring road sragen utara, ring road sragen selatan dan jalur alternatif yang dikenal sepi.
Tidak hanya itu, pemudik juga diminta mewaspadai titik-titik kemacetan antara lain di kawasan Solo-Purwodadi tepatnya di sekitar terminal Gemolong yang sering dipenuhi pasar tumpah. Selain itu di aktivitas pasar tumpah di Sumberlawang, Kalijambe dan Tanon juga berpotensi menimbulkan kemacetan.
“Pasar tumpah tersebut biasanya ramai pada pagi hari antara pukul 06.00-09.00 WIB. Khusus untuk antisipasi pasar tumpah, kami sudah berkoordinasi dengan Pos Pam setempat untuk mengawasi pedagang agar tidak sampai menggelar dagangan hingga badan jalan,” tambahnya.
Pada Lebaran tahun ini, Polres juga berkoordinasi dengan instansi terkait Pemkab dengan membuat empat posko pengamanan (Pos Pam) Lebaran, yakni di Grompol, Pilangsari, Banaran Sambungmacan dan Gemolong. (yok)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |







