Jumat, 25/05/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : harianjoglosemar@gmail.com

Polisi Siap Bubarkan Aliran Santriloka

Kamis, 29/10/2009 21:22 WIB - atm

MOJOKERTO (Joglosemar): Kepolisian Resor Kota (Polresta) Mojokerto siap membubarkan aliran Perguruan Ilmu Kalam Santriloka yang diduga sebagai aliran sesat di Kabupaten Mojokerto.
Kepala Polresta Mojokerto, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Sulistiandriatmoko, Rabu (28/10), mengatakan, pihak kepolisian sudah mengetahui kegiatan Santriloka di Kota Mojokerto. Menurutnya, pihak kepolisian siap membubarkan jika sudah ada koordinasi dengan Pemerintah Kota Mojokerto dan Departemen Agama.
”Kepolisian tidak memiliki wewenang untuk menentukan apakah aliran Santriloka ini adalah aliran sesat atau bukan. Yang memiliki wewenang adalah Departemen Agama,” katanya, seperti dikutip inilah.com.
Menurut dia, ada beberapa aktivitas yang dilakukan Santriloka yang berpotensi menimbulkan keresahan di masyarakat dan bahkan menimbulkan konflik antarumat Islam. ”Sebelum meresahkan, kami segera memberi surat kepada Pemkot Mojokerto,” ujarnya.
Sementara itu, Jamiyyah Ahlit-Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyyah Mojokerto, menganggap Perguruan Ilmu Kalam Santriloka telah jauh melenceng dari ajaran Islam. Pemerintahpun seharusnya segera menutup pengajian tersebut.
”Jelas sekali kalau melihat dari VCD yang ada, pengajian Santriloka jauh melenceng dari ajaran Islam dan sudah sesat,” ungkap Ketua Umum Jamiyyah Ahlit-Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyyah Mojokerto, KH Fakih Utsman.
Jamiyyah yang membawahi tarekat dan pesantren ini meminta pemerintah segera bertindak. "Banyak kiai yang sudah tahu dan semuanya mufakat itu sesat," imbuhnya.
Ia menjelaskan, ajaran Ilmu Kalam Santriloka, dianggap sesat karena tidak mewajibkan salat, puasa, dan haji, yang dianggap sebagai tipu daya bangsa Arab. Bahkan komunitas ini, menganggap sebagian isi Kitab Alquran sesat dan membahayakan persatuan dan kesatuan umat. (atm)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :