PALU—Jajaran Polres Palu, Sulawesi Tengah, kembali menggiatkan razia di sejumlah tempat terkait laporan warga tentang adanya orang asing yang gerak-geriknya mencurigakan.
Razia tersebut dilakukan di sejumlah daerah seperti di perbatasan Palu-Donggala atau jalan masuk menuju Kota Palu.
Kapolres Palu AKBP Bonar Sitinjak mengatakan razia itu dilakukan guna menciptakan rasa aman kepada masyarakat. ”Selain itu, kami juga mengantisipasi adanya laporan tentang dugaan orang yang terkait aktivitas terorisme sehingga razia ini dilakukan,” katanya, Sabtu (27/3).
Beberapa hari sebelumnya, warga Palu Utara melaporkan adanya orang mencurigakan yang membawa senjata tajam dengan gerak-gerik mencurigakan.
Berdasarkan laporan itu, polisi segera melakukan penyisiran di sejumlah desa yang diduga menjadi tempat persembunyian orang tersebut.
Namun, selama penyisiran yang dilakukan selama beberapa hari itu, polisi tidak menemukan adanya orang mencurigakan.
Pencarian itu menyusuri perbukitan yang berada di Kelurahan Tawaeli dan Kelurahan Baiya di Kecamatan Palu Utara. Pencarian itu dilakukan pada siang dan malam hari oleh petugas bersenjata lengkap.
Saat itu, petugas hanya mendapati gubuk-gubuk milik petani. Selain itu, terdapat pula sejumlah perkebunan dan gubuk kosong yang sudah ditinggalkan pemiliknya.
Menurut Kapolres Bonar, laporan warga itu sudah benar untuk meminta jaminan keamanan kepada pihak berwajib. ”Kami juga mengimbau warga untuk mengaktifkan sistem keamanan lingkungan guna mencegah adanya ancaman gangguan dan ketertiban,” ujarnya.
Kota Palu yang merupakan ibukota Provinsi Sulawesi Tengah, beberapa tahun lalu dikenal sebagai daerah yang rawan aksi terorisme.
Kota Palu sering dijadikan tempat persinggahan sebelum menuju Kabupaten Poso yang berjarak 222 kilometer. Di Poso sendiri pernah terjadi kerusuhan massal bernuansa SARA yang menimbulkan ribuan korban jiwa. Hingga saat ini Polda Sulawesi Tengah masih menggiatkan aksi pengamanan di Kota Palu, Poso, dan sejumlah wilayah lainnya. (ant)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |




