JEMBER—Brigadir Nanang (32), anggota Samapta Kepolisian Resor Situbondo, dirawat di RSUD dr Soebandi, Jember, Selasa (23/3). Ia mengalami luka serius bukan karena bertarung dengan penjahat, namun karena membakar diri bersama sang istri, Yeni (31).
Diduga, aksi bakar diri ini merupakan upaya bunuh diri yang dilakukan menyusul terjadinya pertengkaran, Senin malam. Tak ada yang tahu apa sebab pasti pertengkaran mereka. Yang jelas, salah satu tetangga mendengar teriakan minta tolong dari rumah korban di Perumahan Pancoran Mas H-41 Bondowoso.
Saat warga setempat datang, tubuh Nanang dan Yeni sudah terbakar. Diduga keduanya saling menyiramkan minyak tanah dan membakar diri. Warga menemukan beberapa helai kain berlumur minyak tanah, korek api, dan pisau.
Warga segera melarikan korban ke RSUD dr Koesnadi Bondowoso. Namun, malam itu juga Nanang dirujuk ke RSUD dr Soebandi Jember dan dirawat di ruang bedah khusus. Nanang mengalami luka bakar cukup parah di bagian muka, dada dan perut. Sedangkan Yeni mengalami luka bakar bagian perut sampai bagian alat kelamin.
“Korban mengalami luka bakar grade dua sekitar 30 persen. Selama sepekan, akan dilakukan observasi. Organ vital seperti jantung, orak, paru-paru masih bisa diselamatkan,” kata Wakil Direktur RSUD dr Soebandi, dr Bagas Kumoro, seperti dilansir inilah.com.
“Kami masih menelusuri penyebab kejadian. Kondisi kedua korban masih kritis, belum bisa dimintai keterangan,” kata Kapolsek Kota Bondowoso, Inspektur Kota Indarso. Ada dugaan pasangan yang sudah menikah tiga tahun dan belum dikaruniai anak ini terbelit persoalan ekonomi. (atm)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |




