KLATEN—Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Klaten masih menunggu dan melihat kondisi, serta belum melakukan langkah politik secara jelas dalam hal Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2010 mendatang. Rekomendasi dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS pun belum ada tanda-tanda bakal diturunkan.
PKS Klaten seakan masih merancang siasat politik untuk terjun dalam pertarungan Pilkada. Walau Parpol yang meraup lima kursi di DPRD Klaten itu telah menyatakan bidikannya untuk AD 2, namun nama-nama yang diajukan ke DPW belum kunjung selesai diproses secara internal.
Juru bicara PKS Klaten, Pardi mengatakan ada lima nama internal yang telah diajukan hasil dari penjaringan hingga Februari lalu. “Sudah diajukan ke DPW. Masih menunggu rekomendasinya,” tuturnya, Jumat (12/3).
Masih lamanya PKS menentukan arah politiknya, menurut dia karena PKS masih melihat proses politik yang sedang berkembang. Pardi menekankan, PKS tetap bertahan dengan bidikannya untuk menempatkan kader internal di kursi wakil bupati di Pilkada mendatang. Namun lagi-lagi, rekomendasi partai tetap diamankan untuk melangkah ke jenjang tersebut.
“Bidikannya hanya di AD 2, itu pun lihat respons dari DPW dulu,” katanya.
Sementara itu, proses politik yang sedang berkembang saat ini membuat sikap PKS membuka diri terhadap segala kemungkinan. Termasuk juga langkahnya menggandeng Parpol lain untuk berkoalisi. Tim Pilkada PKS yang terdiri dari 11 orang, menurut dia, tidak berhenti melakukan pergerakan untuk berkomunikasi secara politik dengan semua potensi politis, baik terhadap nama-nama yang mencuat dalam Pilkada, maupun dengan Parpol lainnya.
Dari penjaringan aspirasi yang dilakukan mulai Desember 2009 hingga awal Februari lalu, PKS Klaten merumuskan ada lima kader internal yang diajukan sebagai Cawabub pada Pilkada mendatang.
Salah seorang kandidat yang diajukan sebagai Balon Wabub, M Agung Suryantoro mengaku pasrah dan mengikuti saja aturan partai. Walau memang namanya yang mencuat di bursa Balon Wabub dari partai, tidak diprediksinya sama sekali. “Ini memang merupakan proses. Hasil survei diharap menemukan nama yang sesuai kriteria partai,” jelasnya, Sabtu (13/3). (lim)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |




