Jumat, 25/05/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : harianjoglosemar@gmail.com

PKS Endus Indikasi Money Politic Terkait Simpatisannya Dukung Wi-Di

Jumat, 26/03/2010 09:00 WIB - cka

SOLO—Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Kota Solo menemukan indikasi money politic yang ditujukan ke sejumlah simpatisannya. Indikasi ini dipercaya menjadi salah satu alasan simpatisan Parpol ini tidak mengikuti garis keputusan partai dalam Pilkada.
“Kami melakukan penelusuran langsung di lapangan atau investigasi terkait persoalan ini,” papar Ketua DPD PKS Kota Solo, Sugeng Riyanto kepada wartawan saat jumpa pers di Hidayat Nur Wahid (HNW) Center di kawasan Manahan, Kamis (25/3).

Ditegaskan untuk jajaran struktur, kader aktif, dan kader terbina masih solid mendukung pasangan Jo-Di.
Berdasarkan hasil investigasi justru ditemukan indikasi money politic yang menghinggapi para simpatisan PKS. Menurut Sugeng hal inilah yang menyebabkan simpatisan partainya mengalihkan dukungan ke pasangan lain. Meski tidak menyebut secara langsung, indikasi ini mengarah pada pasangan Eddy Wirabhumi-Supradi Kertamenawi (Wi-Di).
Berdasarkan penelusurannya, telah terjadi perekrutan tim sukses di kalangan masyarakat oleh tim pemenangan calon tertentu. Selanjutnya tim sukses ini diminta untuk mengumpulkan KK dengan imbalan Rp 5.000 per KK. Sementara bagi mereka yang bersedia mengumpulkan KK dijanjikan mendapatkan Sembako senilai Rp 30.000 menjelang massa pencoblosan nanti.
“Jika ada orang yang menyatakan simpatisan PKS maka arahnya karena uang,” imbuh dia. Namun demikian Sugeng juga tidak menampik kemungkinan lain selain faktor iming-iming uang. Menurut dia, simpatisan belum mendapatkan sosialisasi terkait rasionalisasi alasan DPD PKS memutuskan untuk mendukung pasangan Jo-Di.
Dikatakan, menjadi tugas jajaran struktural PKS lebih mengintensifkan sosialisasi. “Kami menempuh dua jalur yakni struktural dan kader. Untuk kader ini kami harapkan bisa melakukan sosialisasi secara lebih masif untuk menyampaikan landasan rasional terkait pilihan mendukung Jo-Di,” ujar Sugeng. Selanjutnya terkait indikasi money politic, pihaknya meminta Panwaskot agar menindaklanjuti.
Terpisah, Wakil Ketua Tim Pemenangan Wi-Di, Supriyanto membantah melakukan money politic terkait dukungan sejumlah simpatisan PKS ke pasangan Wi-Di. “Mereka ini datang sendiri ke saya dan menyatakan dukungannya kepada pasangan Wi-Di. Tidak ada embel-embel apa pun dari kami,” tutur dia.
Terkait KK binaan, dijelaskan program ini lebih pada sosialisasi terhadap visi misi yang diusung pasangan Wi-Di. Diakui, jika dalam program ini dilakukan pengumpulan KTP warga yang menjadi sasaran. “Fotokopi KTP diminta hanya untuk kepentingan administratif. Jadi jelas berapa jumlah KK yang telah berhasil dibina,” tandas Supriyanto. (cka)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :