SLEMAN (Joglosemar): Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Sleman yang akan berlangsung 2010 diperkirakan menghabiskan dana sebesar Rp 13,5 miliar.
Ketua KPU Sleman Djajadi, Selasa (27/10), mengatakan secara resmi tahapan Pilkada di Sleman baru akan dimulai 23 Desember 2009, namun persiapan secara internal telah dimulai dengan mengadakan berbagai persiapan. “Pelaksanaan Pilkada putaran I ditetapkan 23 Mei 2010 dan 23 Juli 2010 putaran II,” katanya.
Menurut dia anggaran yang dibutuhkan untuk Pilkada putaran I sekitar Rp 9 miliar, sedangkan putaran II sebesar Rp 4 miliar. Namun setelah dikaji ulang ada tambahan Rp 500 juta sehingga total kebutuhan anggaran Rp 13,5 miliar,” katanya seusai beraudiensi dengan pelaksana tugas (Plt) Bupati Sleman Sri Purnomo.
Ia mengatakan untuk kegiatan panitia pengawas (Panwas) Pilkada dianggarkan Rp 1 miliar, tetapi Panwas tingkat kabupaten sudah harus terbentuk 23 November 2009.
Calon Independen
Menurut dia karena panwas harus segera terbentuk diperlukan kebutuhan dana mendahului anggaran untuk pembentukan Panwas kabupaten, kecamatan, PPK dan PPS sebesar Rp 82 juta.
Ia mengatakan pihaknya juga mengharapkan adanya kepastian data jumlah penduduk di Kabupaten Sleman terutama yang telah memiliki hak pilih karena ada kemungkinan Pilkada ini akan diikuti calon independen (perseorangan).
“Kepastian data penduduk ini untuk menentukan jumlah dukungan sebagai syarat calon perseorangan yang telah ditetapkan, yakni harus didukung tiga persen dari jumlah penduduk. Jumlah penduduk ini akan dijadikan dasar keputusan KPU terkait syarat calon perseorangan,” katanya.
Sri Purnomo pada kesempatan itu mengatakan KPU Sleman diharapkan dapat melaksanakan tahapan Pilkada tepat waktu sesuai dengan yang telah ditentukan, sedangkan untuk anggaran perlu dicarikan solusi karena ada kebutuhan dana yang mendahului anggaran.
“Kami harapkan KPU Sleman dapat melaksanakan tahapan Pilkada ini sesuai dengan urutannya, jangan sampai nanti menimbulkan masalah, sedangkan untuk dana yang mendahului anggaran harus dicarikan solusi yang tepat sesuai dengan aturan,” katanya.
Ia mengatakan berkaitan dengan pemilihan PPK dan PPS, KPU Sleman diminta melaksanakannya dengan cermat sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. (ant)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |




