Kamis, 24/05/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : harianjoglosemar@gmail.com

Pilih Smartphone N900 atau Nexus One?

Minggu, 21/03/2010 09:00 WIB - Cisilia Perwita Setyorini

Demam ponsel cerdas semakin meluas di Indonesia, BlackBerry dalam setahun kemarin sukses menjadi 'raja' bagi segmen ponsel cerdas di Tanah Air bila dilihat dari presentase penjualannya. Namun, perangkat cerdas besutan Research in Motion (RIM) tersebut harus mulai waswas dengan tren yang baru di 2010 ini.
Pasalnya, serbuan berita ponsel yang berbasis sistem operasi selain BlackBerry cukup menggelitik pecinta handset di Indonsia. Seperti Nexus One atau Nokia N900 yang akan muncul mengamcam keberadaan ponsel pintar lainnya seperti iphone. Jadi, jika Anda tertarik dengan kedua ponsel tersebut memang layak.
Meski kedua ponsel tersebut menggunakan dua sistem yang berbeda, akan tetapi keberadaanya sangat layak untuk diuber. Nexus One menyematkan Android sedangkan N900 merupakan ponsel pertama yang menggunakan OS selain Symbiam, yaitu Maemo.
Nexus One adalah ponsel besutan Google yang dirakit oleh HTC. Google menyebut ponsel rancangannya yang dirilis dengan nama Nexus One sebagai superphone bukan lagi sekadar smartphone. Nexus One merupakan perangkat pertama yang menggunakan Android 2.1, versi teranyar sistem operasi berbasis open source yang dikembangkan Google.
Perangkat tersebut memiliki kelebihan fitur aplikasi Google Maps Navigation, voice command pengganti keyboard, lima panel hiburan, wallpaper interaktif dan kemampuan mengaktifkan ponsel hanya dengan mengeluarkan suara tertentu saja.
Terobosan lain yang coba disediakan sebagai andalan Nexus One adalah fitur keyboard berbasis sistem pengenal suara dengan penerjemah suara ke teks. Penggunanya tak perlu mengetik untuk menulis email, SMS, atau pesan di Facebook, tapi cukup mengatakannya saja.
Layarnya juga sudah menggunakan Amoled mebuat objek yang ditampilkan sangat jernih dan tidak terganggu cahaya luar seperti paparan sinar matahari. Seperti perangkat Android umumnya disediakan lima pilihan wallpaper dan lima pilihan panel yang aktif bersamaan, namun kali ini dengan tampilan tiga dimensi.

Kelas Atas
Sedangkan Nokia N900 bisa dikatkan handset produk separuh ponsel separuh komputer. Handset yang memiliki sistem Maemo ini untuk berbagai kebutuhan, didukung layar sentuh serta keyboard slide.
Dukungan software open source Maemo 5, membuat N900 mampu menyediakan pengalaman layaknya personal komputer dalam ukuran yang lebih mungil. Maemo juga bisa digunakan untuk mengakses berbagai aplikasi dalam waktu bersamaan.
N900 mengusung spesifikasi meliputi prosesor ARM cortex-A8, Memori 1GB, storage 32GB (bisa ditambah menjadi 48GB dengan MicroSD) dan sebuah keyboard slide qwerty. Handset ini mengusung panjang 11 sentimeter dan lebar 6 sentimeter serta layar 8,75 widescreen.
Browser Mozilla dan Adobe Flash 9.4 yang ada didukung HSPA untuk kecepatan broadband mobile. Selain itu tersedia kamera 5 megapiksel dengan lensa Carl Zeiss. Nokia menawarkan N900 ke pasar low end dengan harga Rp 6.450.000.
Untuk masalah kedatangan, sepertinya N900 yang lebih dulu datang ke Nusantara. Pasalnya, Vice President Sales Nokia Southeast Asia & Asia Pacifik (SEAP) Chirs Carr mengatakan Nokia N900 akan segera datang di Asia Tenggara, termasuk Indonesia paling cepat pada Maret ini.
Sedangkan Nexus One, walaupun belum jelas akan tetapi sudah diberikan sinyal terang mengenai kehadirannya di Indonesia. Operator Indosat, melalui Head Group Brand Marketing Teguh Prasetya tengah melakukan lobi terhadap pihak Google, agar bisa memasukkan Nexus One secepatnya tahun ini. Karena menurut Teguh, Indonseia merupakan pasar yang potensial ditambah penjualaan Nexus One yang kurang menggembirakan di Amerika Serikat. (Cisilia Perwita Setyorini)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :