SOLO—Pimpinan Kolektif Kota (PKK) Surakarta Partai Demokrasi Pembaharuan (PDP) melaporkan salah satu kadernya, Pifik Muchtar atas tuduhan pemalsuan stempel partai yang disalahgunakan untuk pencalonan menjadi walikota Surakarta ke Poltabes Surakarta, Rabu (10/3).
Tuduhan pemalsuan stempel partai ini menurut mereka, terbukti pada keberadaan SK partai yang diserahkan Pifik ke KPU untuk mendaftarkan diri menjadi calon walikota Surakarta. “Stempel pada SK itu jelas palsu, ini tentu membuat kami bertanya kalau stempel itu palsu lalu bagaimana dengan SK yang didaftarkan itu, asalnya dari mana,” ujar Didik Noviyanto, Ketua Bidang (Kabid) Pemberdayaan Daerah Tertinggal, Bencana, dan Konflik PDP Surakarta kepada Joglosemar.
Bukti stempel yang digunakan Pifik pada SK partai yang dipegangnya palsu itu jelas terbukti pada fakta bahwa stempel PDP Surakarta asli hingga kini masih berada di Sekretariat PKK Surakarta PDP di Jalan MT Haryono. “Kalaupun dikatakan Pifik sudah ada pergantian pengurus di PDP Surakarta, harusnya ada penyerahan seluruh aset partai termasuk juga stempel, tetapi nyatanya hingga hari ini tidak ada penyerahan aset itu,” tutur dia.
Apalagi untuk menyelenggarakan pergantian pengurus, menurut dia, tidak sesederhana yang dikemukakan Pifik. “Rapat pleno khusus untuk pergantian pengurus harus ada undangan yang ditujukan kepada seluruh pimpinan kolektif PDP Surakarta, tetapi kami tidak pernah menerima undangan itu, jadi kapan rapat pleno itu dilaksanakan,” tambah Joko Suryadi, Ketua Bidang UKM PDP Surakarta.
Dalam pelaporannya ke Poltabes, beberapa PKK Surakarta PDP, yakni Widuro, Joko Suryadi dan Didik Noviyanto, serta beberapa PKK Kecamatan diterima secara langsung oleh Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Poltabes Surakarta, Ipda Sukidi.
Bersamaan dengan pelaporan tersebut, mereka pun menandaskan bahwa PDP Surakarta masih tergabung dalam koalisi KPPS yang mendukung penuh pencalonan Eddy Wirabhumi sebagai walikota Surakarta.
Terkait laporan Koalisi Partai Politik Surakarta (KPPS) mengenai indikasi masalah pada surat dukungan untuk pencalonan wakil walikota dan walikota yang diusung oleh Koalisi Peduli Solo (KPS), Selasa (9/3) kemarin, KPU Kota Surakarta menyatakan akan segera melakukan verifikasi faktual. Demikian disampaikan Ketua KPU Kota Surakarta, Didik Wahyudiono, Rabu (10/3).
“Kami akan melakukan verifikasi atas berkas-berkas partai pengusung yang telah masuk.” Verifikasi akan dilakukan baik secara administratif maupun pemeriksaan faktual. (tam/mur/ris)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |







