Kamis, 24/05/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : harianjoglosemar@gmail.com

Petir Hancurkan Ruang SD

Minggu, 21/03/2010 09:00 WIB - yok

SRAGEN—Sebuah ruang kelas VI SDN Wonotolo 1, Desa Wonotolo, Kecamatan Gondang hancur disambar petir Jumat (19/3) malam. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun kerugian diperkirakan mencapai Rp 40 juta.
Selain merusak genting dan eternit, sambaran petir berkekuatan tinggi itu juga menghancurkan seisi ruangan kelas yang terletak di ujung timur kompleks SD itu. Dua unit komputer dan perangkat HT yang ada di ruang kelas hancur.
Informasi yang dihimpun Joglosemar di lokasi kejadian menyebutkan, sambaran petir itu terjadi sekitar pukul 22.30 WIB. Petir muncul bersamaan dengan hujan deras yang mengguyur sejak petang.
”Tadi malam (19/3) memang hujan deras dan ada petir berkali-kali. Tapi ada satu sambaran yang paling besar dan kelihatannya memang nyambar di dekat SD. Setelah saya cek ternyata mengenai satu ruang kelas dan tadi pagi saya cek gentingnya runtuh semua, lampu juga mati,” papar Tri Mulyadi penjaga SD saat ditemui Joglosemar Sabtu (20/3) kemarin.
Hingga kemarin proses evakuasi reruntuhan gedung masih berlangsung dengan mengerahkan karyawan dan guru dibantu siswa. Kepala Desa Wonotolo Joko Riyanto dan pihak cabang Dinas Pendidikan setempat juga meninjau lokasi sekaligus mengupayakan usulan perbaikan. Untuk anggaran perbaikan, diperkirakan mencapai Rp 40 juta atau setara dengan kerugian yang ditimbulkan.
”Atas saran Dinas dan pihak desa, hari ini (kemarin-red) sudah dibuat proposal permohonan bantuan bencana dan langsung kami kirim ke Dinas Pendidikan Kabupaten,” ujar Heru Purnomo, Kepala SDN 1 Wonotolo.
Sebelumnya Kamis (18/3), petir juga merusak perangkat IT milik Desa Dawaung, Kecamatan Sambirejo. Akibat sambaran petir, tiga perangkat komputer rusak dan jaringan online juga hancur dengan angka kerugian ditaksir puluhan juta. (yok)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :