SUKOHARJO—Para petani Sukoharjo yang tergabung dalam Paguyuban Petani Pengguna Air (P3A) mengeluhkan masih buruknya pengelolaan air di Sukoharjo serta kebijakan pemerintah yang belum berpihak pada petani.
Keluhan tersebut disampaikan lima dari ribuan petani dalam acara dialog dengan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri dalam rangkaian kampanye terbuka pasangan Wardoyo Wijaya-Haryanto (War-To) di lapangan Nguter, Minggu (23/5).
“Pengelolaan air masih sangat kurang, terutama pada saat musim tanam,” tutur, Sukardi, perwakilan dari kelompok P3A.
Menanggapi keluhan petani tersebut, Megawati mengatakan, PDIP tetap akan menjaga komitmen, dengan menekankan semua bupati yang berasal dari PDIP harus mampu menyejahterakan rakyatnya.
“Melalui aspirasi ini, nantinya akan kami usulkan pada wakil PDIP baik di DPR maupun di DPRD untuk bisa ditindaklanjuti. Kami akan memberikan sumbangan berupa sumur pompa pada kelompok tani jika War-To terpilih. Karena itu, mari kita bersama memenangkan pasangan calon dari PDIP,” ujar Megawati.
Pada kesempatan itu, Megawati juga melakukan simulasi dengan mencoblos gambar bertuliskan ”No 3 Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Wardoyo-Haryanto” di depan massa. Mega juga berpesan agar kader PDIP tidak memilih selain pasangan calon yang direkomendasikan oleh partai.
Sindiran
Sementara itu, Puan Maharani dalam orasinya sempat menyindir Titik Suprapti, yang sebelumnya merupakan kader PDIP yang telah banting setir ke Partai Golkar. Ia menilai hal itu sebagai pembangkangan.
Karena itu, Puan berpesan agar masyarakat dan kader PDIP tidak salah memilih, karena rekomendasi PDIP hanya jatuh pada pasangan War-To. Dan jika ada yang mengaku mendapat rekomendasi dari PDIP selain pasangan War-To, menurut Puan, itu hanyalah bohong.
Sedangkan Hidayat Nurwahid dalam orasinya mengatakan, PKS mendukung pasangan War-To karena visi misinya sesuai dengan PKS, di mana akan menghadirkan perubahan dan membangun desa dengan program dana Rp 200.000.000 per tahun untuk tiap desa.
“PKS sangat setuju dengan program yang direncanakan lima tahun ke depan oleh pasangan War-To, sehingga mari bersama-sama kita bersatu untuk mewujudkan perubahan Sukoharjo menjadi lebih baik!” teriaknya.
Karenanya, Hidayat meminta segenap keluarga PKS maupun partai pengusung lain untuk mengomunikasikan pasangan War-To pada setiap orang baik itu tetangga, keluarga untuk ikut mewujudkan perubahan Sukoharjo menjadi lebih baik.
Hadir pula dalam kampanye terbuka itu, Sekjen PDIP, Tjahjo Kumolo, Bambang Wuryanto, Nusyirwan Soedjo, Murdoko, Agustina Wilujeng (Pengurus DPD PDIP Jateng), dan FX Hadi Rudyatmo (Ketua DPC PDIP Solo). (mal)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |




