Kamis, 24/05/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : harianjoglosemar@gmail.com

Peserta Lebih Suka dan Hafal Lagu ST 12

Senin, 22/03/2010 09:00 WIB - Hanung Soekendro

Gerak dan mimik bocah yang mengikuti festival lagu dolanan anak se-Surakarta di Balekambang, Minggu (21/3) sempat membuat penonton tertawa terpingkal-pingkal. Bagaimana tidak, aksi mereka di atas panggung yang diiringi dengan percakapan ala bocah, terdengar polos dan lucu. Selain itu lagu yang mereka ciptakan juga mengundang tawa.
Ada sepuluh kelompok siswa yang menampilkan kemampuan mereka pada kesempatan itu. Masing-masing kelompok terdiri dari 8 hingga 12 anak. Mereka menyanyikan dua kategori lagu, yakni lagu wajib berupa Sluku-sluku Batok dan lagu pilihan yang diserahkan pada masing-masing kelompok.
Ketertarikan penonton tak hanya pada lagu yang disajikan, melainkan juga pakaian adat jawa yang mereka kenakan.  Anak lelaki mengenakan ikat kepala, wajah mereka juga dihiasi kumis. Sementara anak perempuan mengenakan pakaian layaknya perempuan jawa tulen.
Namun demikian, ternyata tidak semua anak suka lagu dolanan yang mereka nyanyikan. Ada yang lebih menyukai lagu pop dari pada lagu tradisional. “Saya lebih suka lagu pop, terutama Cari Pacar Lagi dari ST 12,” kata Tegar Madani Fariyanto (10), salah satu peserta asal SDN 79 Kentingan.
Menurutnya, lagu modern seperti pop, lebih bagus dan mudah diingat dari lagu tradisional. Namun ia sadar harus tetap melestarikan lagu tradisional agar tak hilang. Oleh karena itulah, ia turut ikut dalam festival tersebut. Ungkapan yang sama juga diungkapkan temannya, Rendi Surya Rahmadi (10).
Kemeriahan dengan segala tingkah lucu bocah-bocah, menjadi tontonan yang menghibur, yang disaksikan para orangtua anak-anak. Salah satunya adalah Nur Giyanto (50). Ia menemani putranya Risang Niriswari (10), yang saat ini duduk di bangku kelas 4 SD Cemara Dua. Ia mengaku senang jika putranya terlibat untuk melestarikan budaya asli jawa.
“Saya juga mengikutsertakan anak saya di sanggar tari selama dua tahun. Inginnya, anak saya bisa menyalurkan bakatnya di bidang seni tradisional,” kata Nur dengan bangga, saat anaknya menampilkan kebolehannya.
Ketua Panitia dari Karang Taruna Indonesia, Kecamatan Banjarsari, Pringgo Yuwono mengatakan, acara yang digelarnya, dalam rangka Hari Ulang Tahun ke- 265 Kota Solo. Kegiatan itu bertujuan memberikan edukasi bagi anak-anak, agar melestarikan kesenian tradisional. “Kegiatan ini sebagai edukasi bagi anak-anak, mengenai kesenian tradisional,” ujar Pringgo.
Juara I festival se-Surakarta itu disabet SD Muhammadiyah I Surakarta, Juara II SD Cemara Dua, Juara III SDN Semanggi. Sebagai Juara Favorit direbut SLB D, YPAC Laweyan. (Hanung Soekendro)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :