Kamis, 24/05/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : harianjoglosemar@gmail.com

Peserta Diklat Prajabatan Meninggal

Senin, 29/03/2010 09:00 WIB - yok

SRAGEN—Satu peserta Program Pendidikan dan Latihan (Diklat) Prajabatan untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Sragen meninggal sehari sebelum Diklat berakhir Jumat (26/3). Dia diketahui bernama Agung Nugroho (35), warga Karangrejo, Pilangsari, Kecamatan Ngrampal.
CPNS yang bertugas sebagai pengajar di SMPN 3 Sambirejo itu sempat menjalani perawatan intensif selama dua hari  sebelum menghembuskan napas terakhirnya Sabtu (27/3). Diduga kuat, almarhum meninggal akibat kelelahan setelah hampir dua pekan lebih mengikuti Diklat yang diselenggarakan Badan Diklat dan Litbang Pemkab Sragen.
“Dia memang punya riwayat penyakit CMV yang memang tidak boleh terlalu capek. Kamis (25/3) saya dapat kabar kondisinya memang tidak sehat sehingga diizinkan pulang dan langsung dibawa ke rumah sakit. Sabtu saya terima kabar dia sudah tidak ada,” papar Ajie (40), kerabat korban ditemui di rumah duka, Sabtu (27/3).
Agung diketahui adalah peserta Diklat Prajabatan untuk CPNS angkatan 2008 yang diselenggarakan Badan Diklat Litbang. Bersama 40 CPNS seangkatannya, selama 16 hari. Dia memang tinggal di asrama untuk mengikuti pelatihan sejak tanggal 10 Maret hingga berakhir Jumat (26/3).
Pihak Badiklat Litbang membenarkan kematian yang menimpa salah satu peserta Diklat. Hanya saja, mereka menolak jika kematian korban dikaitkan dengan program-program diklat yang dijalankan oleh penyelenggara.
Kepala Badiklat Litbang, Sumarna mengungkapkan sejak awal, korban sudah terindentifikasi menderita gangguan perut. Panitia juga sudah memberi banyak dispensasi kepada yang bersangkutan untuk absen dari kegiatan terutama yang berkenaan dengan olah fisik.
“Setiap selesai kegiatan, selalu dilakukan cek medis untuk mengetahui kondisi kesehatan seluruh peserta. Kalau memang ada yang sakit juga kami ijinkan untuk tidak ikut kegiatan,” paparnya didampingi Kabid Diklat Kepegawaian Handoyo usai melayat korban.
Sementara, suasana haru mewarnai kepergian Agung yang meninggalkan satu orang anak, dan istri yang dikabarkan tengah hamil. (yok)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :