SOLO—Mulai tanggal 1 Maret 2011 kemarin, harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pertamax kembali naik. Untuk pertamax plus mengalami perubahan harga menjadi Rp 8.700 dari Rp 8.450, sedangkan pertamax Rp 8.250 dari Rp 7.950, dan pertamax dex Rp 9.100 dari Rp 8.750.
Menurut Pengawas SPBU Lor Beteng, Pasar Kliwon, Danang Rommy Wijaya, kenaikan harga pertamax tidak berdampak pada penjualan di sejumlah SBPU, pasalnya pengguna pertamax sejauh ini juga masih minim dan belum banyak dilirik konsumennya.
Sementara itu, pemilik SPBU Balapan, Solo, Agung Nurmansyah mengatakan kenaikan harga pertamax tersebut rutin ketika awal bulan serta pertengahan bulan. “Kenaikan ini dipacu karena harga minyak dunia yang melambung. Sehingga berhubung pertamax ini tidak bersubsidi maka harganya mengikuti harga minyak dunia. Kalau harga minyak dunia naik maka pertamax ikut naik dan begitu sebaliknya,” terang Agung Nurmansyah.
Berkat kenaikan harga pertamax tersebut, pihaknya tidak bisa berbuat banyak kecuali memberikan pemahaman kepada konsumen terkait dengan kenaikan tersebut. “SPBU hanya bisa memberikan penjelasan kepada konsumen kenapa kok pertamax ini bisa naik,” imbuh Danang. n Kiki Dian S | Dwi Hastuti
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |




