Kamis, 24/05/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : harianjoglosemar@gmail.com

Persis Sulit Naik Peringkat

Senin, 22/03/2010 09:00 WIB - tq

SOLO—Persis Solo merasa sudah tidak memiliki harapan untuk meningkatkan peringkatnya dalam klasemen sementara Grup 2 Divisi Utama Liga Joss Indonesia. Meski demikian Pelatih Persis Solo, Isman Jasulmei, mendorong anak-anak asuhnya untuk menunjukkan kemapuan terbaik mereka.
‘Saat ini pemain sudah tidak ada beban lagi, karena kita juga sudah tidak mungkin naik peringkat dalam klasemen divisi utama. Saya berharap anak-anak tampil lepas dalam laga besok (hari ini-red),” ungkap Isman. Ia terlihat menumpukan harapannya pada pemain dalam laga terakhir kandang Laskar Sambernyawa ini. “Sudah tidak ada lagi beban, porsi latihan pun telah saya kurangi, dan kali ini semua telah saya serahkan sepenuhnya kepada pemain,” terangnya.

Sementara itu, Asisten Pelatih Persidafon, Erenst Pehelerang mengatakan kalau kali ini timnya masih akan tetap mewaspadai tim berjuluk Laskar Sambernyawa ini. Meski saat bertemu di putaran pertama di Stadion Barnabas Youwe, Selasa (8/12) lalu Persidafon berhasil melibas Persis Solo dengan skor telak 6-0, Erenst tidak mau lengah. “Perubahan selalu terjadi. Mungkin di putaran pertama Persis belum begitu siap, dan kita tidak tahu bagaimana penampilan mereka sekarang,” tutur Erenst mengungkapkan pendapatnya.
Posisi Persidafon yang saat ini berada di puncak klasemen Grup 2 menurut Erenst tidak bisa dijadikan sebagai tolok ukur. “Mungkin kita berada di posisi atas, dan mereka di bawah, tetapi itu mungkin hanya masalah keberuntungan saja. Mereka punya tim, tentu mereka bisa bermain bola,” tuturnya.
Tekad Persis Solo untuk bermain lepas tanpa beban justru berubah menjadi satu beban yang harus dipanggul oleh para punggawa tim yang berjuluk Gabus Sentani ini. “Mereka bermain tanpa beban karena mungkin sudah tidak terlalu berharap lepas dari degradasi, tetapi itu justru menjadi satu beban bagi kita. Karena semua hal bisa saja terjadi,” tandas Erenst yang tidak mau bicara banyak mengenai strategi tim selain absennya satu pemain inti mereka, Izaac Wanggai karena akumulasi kartu setelah melawan Persikab Kabupaten Bandung. (tqu)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :