Kamis, 24/05/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : harianjoglosemar@gmail.com

Persis Di-deadline Pekan Ini

Selasa, 27/10/2009 22:54 WIB - tqu

SOLO (Joglosemar): PT Liga Indonesia (LI) masih memberikan toleransi kepada Persis Solo sampai dengan akhir pekan ini, Sabtu (31/10) untuk memutuskan keikutsertaan di Divisi Utama. Keputusan itu menyusul belum adanya pemberitahuan resmi dari Persis berupa surat pengunduran tim dari putaran kompetisi Divisi Utama.
 “Kita baru akan mengambil tindakan setelah mendapatkan surat pemberitahuan resmi dari Persis kalau mereka memang tidak mengikuti kompetisi dan itu kita tunggu sampai akhir minggu ini,” tutur Tigor Shalom, Sekretaris PT LI, saat dihubungi Joglosemar, Senin (26/10).
Dalam dua sistem pendaftaran yang diberlakukan oleh PT LI, setiap tim harus melewati dua pendaftaran, yaitu pendaftaran sebagai peserta untuk mengikuti kompetisi dan pendaftaran pemain yang akan membela tim dalam kompetisi.
Dalam hal ini, BLI belum mengambil tindakan apapun karena Persis telah mendaftarkan timnya dalam kompetisi.
“Kita memang sudah mendengar kabar kalau Persis tidak ikut dan sebagainya. Tetapi, pada file kita Persis sudah mendaftar, dan memang belum mendaftarkan pemain. Tetapi belum ada surat pemberitahuan yang benar-benar resmi yang memberitahukan kalau mereka benar-benar tidak ikut kompetisi kali ini,” ujar Tigor.
Saat Persis telah mengirimkan surat pengunduran dirinya dari kompetisi nanti, pihak PT LI baru akan mengkaji alasan dibalik pengunduran diri Persis. Jika alasan Persis bisa diterima, maka sanksi degradasi ke divisi I dan denda bisa langsung dijatuhkan oleh PT LI.
Sanksi
Tetapi, jika alasan tidak bisa diterima dan terkesan disengaja maka akan diserahkan ke PSSI untuk diberikan sanksi tambahan. “Begitu kita selesai mengkaji alasan pengunduran diri tersebut, dan ternyata alasannya tidak bisa diterima, maka akan kita serahkan kepada Komdis PSSI, dan biar mereka yang menentukan sanksi tambahannya,” ujar Tigor.
Untuk bentuk sanksi tambahan yang mungkin diberikan Tigor mengaku tidak tahu karena hal tersebut sepenuhnya kewenangan Komdis PSSI. “Ini sebagai bentuk pelanggaran fairplay, sehingga PSSI yang akan mengambil alih kalau memang alasan ketidakikutsertaan kompetisi tidak bisa diterima karena terkesan dibuat-buat,” terang Tigor.
Sampai dengan Senin malam (26/10), masih ada dua tim yang belum bisa memberikan kepastian, yaitu Persis Solo dan Persigo Gorontalo. (tqu)
 

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :