Kamis, 24/05/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : harianjoglosemar@gmail.com

Persis Berharap Pemain Tetap Ngotot

Sabtu, 20/03/2010 09:00 WIB -

SOLO—Tak kunjung juga mendapatkan kemenangan membuat Persis Solo benar-benar diujung tanduk. Dengan menyisakan dua laga pada kompetisi Liga Joss Divisi Utama grup 2 ini, Persis Solo baru mengantong 11 poin, atau selisih enam poin dengan Persikota Kota Tangerang yang berada tepat diatasnya pada klasemen sementara.
Mengenai degradasi yang telah berada di depan mata, Direktur Teknik Persis Hong Widodo mengatakan nasib tim berada tangan para pemain. “Keajaiban rasanya sudah sulit mengangkat Persis, meskipun secara matematis masih ada harapan. Dan sekarang, tinggal kita serahkan kepada pemain. Apakah mereka masih ingin ngotot untuk menjaga reputasi atau menyerah sebelum saatnya,” tutur Hong.
Tetap menambah poin menjadi satu pilihan yang bisa dipertimbangkan oleh Persis Solo sekalipun peluang untuk naik peringkat klasemen sudah sangat berat. “Selain itu, kita juga masih menunggu apa yang akan terjadi di akhir kompetisi nanti, siapa tahu ada kebijakan yang dikeluarkan oleh PSSI,” harap Hong Widodo mulai pasrah. “Apa pun yang terjadi, terjadilah,” tambahnya.
Beri Motivasi
Meski belum merasa puas 100 persen dengan permainan anak-anak didiknya dalam laga kandang melawan Gesik United, Kamis (18/3) lalu, Pelatih Persis Solo, Isman Jasulmei mengatakan dirinya tidak akan terlalu ngotot. “Saya justru tidak akan membebani mereka terlalu berat untuk pertandingan melawan Dafonsoro, Senin (22/3) mendatang. Anak-anak akan saya suruh untuk main tanpa beban, nothing to lose aja,” tuturnya kepada Joglosemar, Jumat (19/3).
Konsistensi permainan pun diharapkan akan menjadi satu kunci yang akan membawa Persis meraih hasil terbaik dalam laga kandang melawan Persidafon hari Senin nanti. “Permainan kemarin sudah bagus. Hanya tinggal menunggu apakah anak-anak bisa menjaga konsistensi permainan atau tidak. Kalau mereka bisa konsisten dan permainan bisa dipertahankan minimal seperti kemarin, semoga saja hasil terbaik akan kita peroleh,” tutur Isman . (tqu)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :