KUDUS—Tim Persiku Kudus masih menanggung utang kepada pihak ketiga senilai Rp1,7 miliar, meskipun kompetisi masih menyisakan dua laga.
”Untuk mendapatkan dana sebesar Rp1,7 miliar ini, pengurus dan manajemen terpaksa menggadaikan sejumlah surat berharga, karena hingga kini kami belum mendapatkan kucuran dana APBD Kudus,” kata Ketua Pengurus Harian Persiku Kudus Samani lntakoris di Kudus. Namun ia bersyukur karena Persiku masih bisa mengikuti kompetisi hingga selesai nanti.
”Saat ini, kami masih mengupayakan dana untuk menyelesaikan dua laga di luar kandang sebagai penentu nasib Persiku dari ancaman degradasi,” ujarnya. Jumlah dana yang dibutuhkan untuk menyelesaikan dua laga tersisa melawan PSS Sleman pada Jumat (26/3) dan PSIM Yogyakarta pada Selasa (30/2) mendatang, diperkirakan mencapai Rp 415 juta.
Jumlah dana yang dihabiskan hingga menjelang akhir kompetisi Divisi Utama 2009/2010, tim Persiku Kudus menghabiskan dana hingga mencapai Rp 3,5 miliar lebih dari jumlah dana yang diterima dari pihak ketiga sekitar Rp1,7 miliar.
Dana sebesar Rp1,7 miliar tersebut, berasal dari sumbangan PT Djarum Kudus sebesar Rp1,5 miliar, PT Pura sebesar Rp 60 juta, dan PT Nojorono sebesar Rp 60 juta, sehingga terkumpul dana sekitar Rp1,620 miliar dan penjualan tiket terusan sebesar Rp1,7 miliar. (ant)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |




