Tak terasa Ujian Nasional atau yang sering disingkat dengan UN Sekolah Menengah Atas (SMA) sudah di depan mata. Siap nggak siap, bagi teman-teman yang duduk di kelas XII harus menghadapinya.
Nah, yang menjadi permasalahan sekarang ini, apakah teman-teman sudah mempersiapkan segala sesuatunya dengan optimal? Untuk saat ini tentu saja yang dipersiapkan bukan materi soal-soal tetapi justru permasalahan teknis dan strategi menghadapi soal ujian.
Persiapan apa saja, ya yang udah dilakukan teman-teman kita? Ternyata teman-teman kita sudah pada siap lho untuk menghadapi UN. Seperti yang dilontarkan oleh teman kita Fruhlin Gesti, siswa kelas XII IPS I SMA Pangudi Luhur (PL) Santo Yosef Surakarta.
Gesti mengaku dirinya sudah mempersiapkan UN seawal mungkin. Bahkan mulai dari mengikuti les tambahan di sekolah hingga di luar sekolah pun diikutinya. Tujuannya Gesti cuma satu yaitu ingin berhasil saat ujian nanti.
“Kalau semuanya itu disiapkan seawal mungkin, maka untuk ke depannya kita menjadi lebih siap,” terang Gesti kepada Joglosemar beberapa waktu yang lalu.
Gesti pun menambahkan bahwa dalam mempersiapkan UN tidak hanya dari sisi akademis atau materi pelajaran saja, namun dari sisi fisik dan mental pun juga perlu disiapkan. Lantas sejauh mana ya pentingnya persiapan fisik dan mental?
Persiapan fisik dan mental dalam menghadapi UN itu sangat penting dilakukan. Hal tersebut dikarenakan untuk masalah fisik tersebut berkaitan dengan masalah kesehatan. Jika saat UN sakit, maka dampaknya pun bisa fatal. Bisa jadi karena sakit maka tidak bisa mengikuti UN.
Nah, selain menjaga kesehatan, persiapan mental itu juga penting dilakukan. “Pokoknya hati kita harus siap untuk menjalani UN. Dengan kesiapan tersebut maka kita akan menjadi lebih percaya diri saat menjalani UN,” imbuh Gesti.
Hal serupa juga diungkapkan oleh teman kita, Ulafiana Ardiayanto. Siswa kelas XII SMA Muhammadiyah I Sragen ini mengaku bahwa dalam mempersiapkan UN itu tidak hanya mempersiapkan materi pelajaran saja. Namun masalah kesehatan dan mental pun juga merupakan hal yang penting.
“Bagi saya untuk menuju UN itu tidak hanya belajar, namun juga harus mempersiapkan fisik dan kesehatan,” tutur Ulafiana.
Restu Orangtua
Tidak hanya itu, Ulafiana pun menambahkan bahwa doa dan restu orangtua juga merupakan elemen penting yang perlu dilakukan. Hal tersebut dibenarkan oleh pengamat pendidikan dari SMA Pengudi Luhur (PL) Santo Yosef Surakarta, FX Triyas Hadi Prihantoro.
Triyas mengungkapkan bahwa dalam menempuh UN itu terdapat banyak hal yang perlu kita perhatikan selain persiapan seperti yang telah diutarakan oleh teman-teman kita di atas.
Ketika sudah saatnya UN atau ketika sudah hari H maka usahakan jangan terlalu capek. “Seharusnya untuk masalah belajar itu bisa jauh-jauh hari sebelum hari H, sehingga ketika hari H tinggal membuka aja dan jangan dipaksakan untuk belajar. Karena otak manusia itu sejatinya memiliki kemampuannya terbatas,” ujar Triyas.
Triyas menambahkan bahwa ketika hari H usahakan untuk istirahat yang cukup sehingga saat UN berlangsung tidak ngantuk. “Malamnya mending cepat tidur, supaya saat mengerjakan soal UN tidak ngantuk. Selain itu, ketika datang ke sekolah usahakan jangan terlalu mepet dengan bel masuk, usahakan maksimal sepuluh menit sebelum bel masuk sudah siap di depan ruangan,” terangnya.
Nah, sekarang bagaimana dengan teman-teman sudah siapkah? Wah pokoknya teman-teman harus siap supaya saat mengerjakan soal-soal UN nanti bisa maksimal. Selamat menempuh UN bagi yang melaksanakan ya... Semoga sukses dech. (Dwi Hastuti)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |




