Kamis, 24/05/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : harianjoglosemar@gmail.com

Perhatian Pemerintah Masih Kurang

Sabtu, 13/03/2010 09:00 WIB - tia

Bagi para seniman muda yang memiliki kecintaan dan ketertarikan dalam bidang satu ini, tidak perlu khawatir jika bakat yang dimiliki bakal tidak tersalurkan. Pasalnya, saat ini ada sebuah komunitas yang menampung para seniman muda untuk menyalurkan bakatnya.
Komunitas ini menamakan diri komunitas Ketoprak Seniman Muda. Komunitas yang digawangi Gigok Anurogo, memang sebuah komunitas yang dibentuk untuk mengumpulkan dan mewadahi kreativitas para seniman muda yang memiliki visi dan misi yang sama. “Kami di sini memiliki visi yang sama yakni ingin menyalurkan apresiasi masyarakat yang ternyata masih tinggi terhadap ketoprak,” lanjutnya.
“Anggapan kita selama ini ternyata kurang tepat, menurut kita masyarakat sekarang kan kurang dengan kesenian Jawa khususnya ketoprak tetapi ternyata kan sebaliknya, di sini kami ingin menjadi penyalur tersebut. Jika selama ini, masyarakat kurang tanggap dan mengerti itu lebih dikarenakan tidak adanya sarana.”
Komunitas ini menganggap jika perhatian bagi kesenian di Kota Solo masih sangat kurang. Ini terbukti jika kesenian hanya diperlukan hanya sebagai penggembira tidak ada tindak lanjut yang nyata. “Selama ini, Pemerintah Kota Surakarta kurang memberikan perhatiannya bagi kesenian. Kami hanya diperlukan pada acara-acara politik saja seperti kampanye tetapi setelahnya tidak ada tindakan nyata untuk benar-benar melestarikannya.”
Mereka mencontohkan ketika semua bidang mendapatkan dana pembinaan yang cukup dari pemerintah, tetapi di bidang kesenian sendiri masih minim. “Bagaimana kesenian di sini dapat berkembang jika dukungan yang diberikan kurang, tetapi bukan dengan tidak adanya dukungan dana tersebut kami lantas patah arang justru sebaliknya karena kami akan tetap eksis dengan menggunakan dana kami sendiri.” (tia)
 

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :