SOLO (Joglosemar): Menjamurnya dunia perbankan syariah menjadikan ekonomi berbasis syariah mulai tumbuh dengan pesat. Pertumbuhan pesat perbankan syariah ini juga menjadi alternatif lain bagi nasabah untuk beralih ke tabungan syariah.
Hal tersebut terungkap dalam seminar nasional yang diselenggarakan oleh mahasiswa Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dalam rangka milad Baitulmal Wal Ta’mil (BMT) UMS ke-10 yang bertempat di ruang seminar FE UMS, Sabtu (5/12).
“Dengan adanya seminar ini, diharapkan mahasiswa Fakultas Ekonomi UMS akan mengetahui lebih jauh dan memahami produk-produk yang tengah dikembangkan dalam dunia ekonomi perbankan yang bjuga bertujuan untuk memperkuat sistem ekonomi berbasis ekonomi islam,” ungkap dosen pascasarjana UMS, Setiawan Budi Utomo di sela-sela seminar.
Budi menambahkan, implementasi produk-produk syariah terdiri dari beberapa hal antara lain produk penyaluran dana dan produk jasa. Produk pembiayaan dan produk jasa memiliki landasan hukum yang kuat disertai dengan legalitas fatwa dari majelis ulama Indonesia. Sehingga produk-produk syariah ini adalah suatu produk yang aman untuk diterapkan dan diimplementasikan pada masyarakat luas.
“Produk penyaluran dana terbagi dalam dua produk pembiayaan yaitu: pembiayaan murabahah dan pembiayaan istihna. Pembiayaan murabhah adalah sistem penjualan suatu barang dengan menegaskan harga belinya kepada pembeli sedangkan pembiayaan istihna adalah sistem penjualan suatu barang dengan sistem pemesanan terlebih dahulu “ ujarnya (ina)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |




