SRAGEN—Rencana perbaikan enam kios Pasar Sragen Kota yang terbakar akhir pekan lalu terancam molor hingga batas waktu yang tidak ditentukan. Ini menyusul belum adanya sumber dana yang dialokasikan untuk memperbaikinya.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perpajakan Daerah (DP2D) Sragen Adi Dwijantoro mengatakan untuk membangun kembali enam kios yang terbakar setidaknya dibutuhkan dana Rp 125 juta. Hanya saja, saat ini Pemkab masih kesulitan untuk mengalokasikan anggaran mengingat kondisi keuangan daerah yang tidak memungkinkan. “Bangunan pasar itu memang aset Pemda, tapi bagaimana lagi kami juga masih bingung darimana sumber dana untuk memperbaikinya,” paparnya kepada Joglosemar, Rabu (8/9).
Adi mengungkapkan kemungkinan untuk bisa diperbaiki tahun ini juga sangat kecil mengingat APBD perubahan 2010 nanti juga sudah defisit. Kemungkinan menggunakan dana tanggap darurat juga sangatlah kecil. “Bisanya mungkin dianggarkan tahun 2011 nanti,”terangnya.
Sementara, untuk kerugian dagangan dipastikan tidak ada ganti rugi. Namun sebelumnya, Bupati Sragen Untung Wiyono sempat menjanjikan akan memberikan bantuan sekadarnya untuk membantu meringankan beban pedagang korban kebakaran. (yok)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |







