BOYOLALI—Tersangka perampokan berpistol, Harun Mecurung (33) dan Salim Sengaji (33) yang tertangkap di Boyolali ternyata terlibat sejumlah perampokan yang sama di Lampung Timur.
Anggota Reskrim Polres Lampung Timur pun terjun ke Boyolali untuk pengusutan lebih lanjut, Minggu (28/3). Kanit Opsnal Polres Lampung Timur, Aiptu M Iqbal mengatakan, tersangka Harun dan Salim, keduanya warga Dukuh/Desa Gunung Sugih Besar, Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur termasuk kawanan perampok yang sering beraksi di sana.
“Keduanya terlibat dalam sejumlah kejahatan pencurian dan perampokan dengan senjata api di Lampung Timur,” terang Aiptu M Iqbal di sela-sela pemeriksaan.
Dia mengungkapkan, tersangka Salim Sengaji terlibat tiga kasus pencurian sapi dan tiga kali kasus pencurian sepeda motor (Curanmor) di wilayah Polres Lampung Timur. Sementara tersangka Harun menurut Aiptu M Iqbal, juga terlibat sejumlah aksi kejahatan termasuk perampokan bersenjata api.
Bahkan dalam aksinya, Harun menggunakan senjata api di dua tempat kejadian perkara (TKP). “Korbannya seorang pengusaha, selain ditodong senjata api jenis pistol FN korban juga disekap oleh tersangka,” terang Aiptu M Iqbal.
Selain perampokan, tersangka Harun Mecurung yang ternyata seorang kepala dusun (Kadus) itu, juga terlibat pencurian hewan ternak sebanyak tiga kali. Dari aksinya itu, tersangka berhasil membawa kabur tujuh ekor sapi dan beberapa ekor kambing. Tersangka juga terlibat dalam aksi Curanmor di sejumlah tempat.
Aiptu M Iqbal mengungkapkan, Harun sering kali terlibat aksi pencurian dan perampokan. Dalam aksinya, tersangka ia sering berganti pasangan. Selain dengan tersangka Salim, Harun juga pernah beraksi bersama sejumlah tersangka, yakni Us, Sht, Yli, Dwh dan tersangka lainnya.
Para tersangka itu saat ini masih dalam kejaran petugas alias masih buron.
Elektronik
Tersangka Harun dan Salim ditangkap petugas Polres Boyolali beberapa waktu lalu bersama tersangka Joko Susilo (31) warga Dukuh Mulyosari, Desa Clunthang, Kecamatan Musuk, Boyolali. Mereka ditangkap usai melakukan perampokan dengan korban Kim Sung Hak (60) warga Korea Selatan, di Dukuh Gondang, Desa Candi, Kecamatan Ampel, Boyolali beberapa waktu lalu.
Selain merampok, mereka juga merupakan pelaku pencurian barang elektronik di MTs Negeri Ringinlarik, Kecamatan Musuk. Bahkan, sebelum ditangkap petugas, kawanan perampok itu juga sudah merencanakan aksi perampokan terhadap tiga pengusaha di Boyolali. (ono)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |




