JEBRES (Joglosemar): Kedatangan para jemaah haji ke Asrama Haji Donohudan ternyata membawa berkah bagi Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Solo. Pasalnya, sejak Kamis (22/10) kemarin TSTJ mengalami lonjakan jumlah pengunjung hingga 100 persen.
Bagian Pendapatan TSTJ, Yuni Dwi Jati mengakui, semenjak kedatangan rombongan para jemaah haji ke Asrama Haji, jumlah pengunjung TSTJ mengalami kenaikan yang signifikan. “Semenjak hari Kamis (22/10) kemarin jumlah pengunjung yang biasanya di hari biasa hanya seratusan, bisa mencapai 1.000,” terangnya, Senin (26/10).
Kemudian ia juga menyebutkan jumlah pengunjung tetap menguat hingga hari Minggu (25/10) kemarin. “Hari Sabtu (24/10) mencapai 600-an kemudian hari Minggunya mencapai 2000 pengunjung. Padahal target kami biasanya hanya 1.000-an pengunjung,” urai dia.
Menurut Yuni, kebanyakan pengunjung TSTJ pada pekan kemarin berasal dari wilayah Pantura. “Kebanyakan memang dari Pantura seperti Pekalongan, Banyumas dan sekitarnya. Para pengunjung merupakan rombongan yang mengantar sanak keluarganya ke Asrama Haji Donohudan,” ujar dia.
Disinggung mengenai pendapatan yang diraup oleh TSTJ pada saat musim haji seperti ini, Yuni mengatakan, jika per hari jumlah pengunjung 2.000 orang, maka pihaknya bisa mencapai Rp 12 hingga 14 juta. “Tetapi itu masih pendapatan kotor. Masih dipotong pajak 20 persen dan pengeluaran rutin lain,” lanjut dia.
Diakui Yuni, meskipun di Kota Solo saat ini terdapat banyak sekali tempat hiburan baru, namun TSTJ ternyata masih menjadi tujuan wisata para pengunjung dari luar kota. “Kebanyakan memang pengunjung kita dari luar kota. Untuk yang dalam kota jumlahnya lebih sedikit. Tetapi kita cukup bersyukur ternyata TSTJ masih diminati,” tutur dia. (dya)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |




