Sabtu, 11/02/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : redaksi@harianjoglosemar.com
<div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div>

Pengebom CIA Ternyata Agen Ganda

Rabu, 06/01/2010 11:00 WIB - ida

WASHINGTON—Pengebom bunuh diri yang berhasil membunuh delapan orang di markas Badan Intelijen AS, CIA, cabang Afghanistan pekan lalu, ternyata adalah seorang agen ganda asal Yordania. Dia diundang ke markas CIA di Afghanistan setelah mengaku memiliki informasi atas seorang pemimpin jaringan teroris Al Qaeda.
Demikian ungkap seorang mantan penjabat senior intelijen AS dan seorang pejabat asing, yang tidak mau diungkapkan identitasnya, kepada kantor berita Associated Press, Senin (4/1) dan dikutip vivanews.com, Selasa (5/1).
Insiden yang berlangsung pada 30 Desember 2009 itu menewaskan tujuh staf CIA, di antaranya empat petugas lapangan dan tiga kontraktor keamanan, serta seorang petugas intelijen Yordania, Ali bin Zaid.
Menurut sumber intelijen, pengebom itu bernama Humam Khalil Abu-Mulal al-Balawi. Dia adalah seorang dokter berusia 36 tahun asal Zarqa, Yordania. Stasiun televisi NBC pertama kali mengungkapkan identitas pelaku kepada publik.
Humam direkrut oleh badan intelijen Yordania. Zarqa merupakan tempat tinggal pemimpin Al Qaeda Irak yang telah tewas dibunuh, Abu Musab al-Zarqawi.
Humam ditahan lebih dari setahun lalu oleh badan intelijen Yordania setelah diketahui sebagai simpatisan Al Qaeda. Menurut NBC, dia lalu dibujuk untuk membantu AS dan Yordania memerangi Al Qaeda. Pria itu kemudian diundang ke Camp Chapman, yang merupakan markas CIA yang terletak di Provinsi Khost, dekat perbatasan Afghanistan-Pakistan. CIA rupanya tertarik dengan pengakuan Humam bahwa dia memiliki informasi keberadaan Ayman al-Zawahri, yang merupakan tangan kanan Pemimpin Al Qaeda, Osama bin Laden.
Setiba di Camp Chapman, Humam rupanya tidak digeledah oleh petugas keamanan, padahal dia diduga melilitkan bom di sekeliling tubuhnya. Menurut sumber intelijen, Humam kemungkinan langsung meledakkan diri begitu rapat dimulai. (ida)
 

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :