Jumat, 10/02/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : redaksi@harianjoglosemar.com
<div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div>

Pendukung Fonseka Bentrok

Rabu, 10/03/2010 11:00 WIB - ant

KOLOMBO—Polisi Srilanka menembakkan gas air mata pada Rabu (10/2) saat lawan dan aktivis partai berkuasa bentrok di luar gedung pengadilan utama Colombo, mengenai penangkapan mantan Capres, Sarath Fonseka.
Saksi menyatakan, satuan penanggulangan huru-hara bergerak sesudah pendukung partai berkuasa melemparkan batu ke ribuan pengunjuk rasa lawan. Mereka menuntut pembebasan mantan pemimpin tentara Fonseka, yang ditangkap tentara pada Senin. (8/2)
“Beberapa penonton luka dan dibawa ke rumah sakit,” kata saksi di gedung Mahkamah Agung itu. ”Polisi menembakkan gas air mata ke pengunjuk rasa sesudah kedua kelompok itu bentrok,” katanya.
Polisi menyatakan memakai gas air mata dan meriam air untuk membubarkan kerumunan itu, sesudah beberapa kendaraan rusak dalam bentrok tersebut.
Pembebasan Segera
Partai-partai oposisi Srilanka, Rabu (10/2) menuntut pembebasan segera Fonseka.
Dalam satu pernyataan bersama, partai-partai yang mendukung Fonseka menghadapi Presiden Mahida Rajapakse dalam pemilu Januari lalu, mengatakan mereka khawatir akan keselamatan Fonseka. ”Kami memiliki alasan kuat yang dapat dipercaya bahwa penahanan tanpa diadili terhadap Jenderal Fonseka bisa disusul dengan pembunuhan selama ia ditahan,” kata pernyataan itu.
Fonseka ditahan oleh polisi militer Senin malam. Kementerian pertahanan mengatakan, ia akan diadili atas tuduhan bersekongkol melawan pemerintah ketika ia menjadi panglima militer.
Keluarga Fonseka Selasa petang diberitahu bahwa ia ditahan di markas besar angkatan laut di Colombo. Istrinya dan seorang pengacara diizinkan mengunjungi dia.
Fonseka mengundurkan diri dari militer setelah bertikai dengan Rajapakse dan kemudian maju menantang mantan panglima tertinggi militernya dalam pemilihan presiden.
Segera setelah pemilu 26 Januari yang dimenangkan Rajapakse, pemerintah menuduh Fonseka merencanakan kudeta untuk menggulingkan presiden itu dan membunuh keluarganya.
Dan awal bulan ini, Rajapakse memecat belasan perwira senior militer yang disebut Kementerian Pertahanan sebagai ancaman pada keamanan nasional. Sejumlah perwira lainnya ditahan dari kantor Fonseka.
Juru bicara PBB Martin Nesirky mengatakan, Sekjen PBB Ban Ki Moon mengikuti perkembangan di Srilanka, dan mendesak Colombo mengikuti proses hukum dan memberikan semua perlindungan yang diperlukan dan jaminan  keselamatan Fonseka.
Pemerintah Srilanka khawatir Fonseka bersedia menjadi saksi menyangkut kejahatan perang yang dilakukan pasukan Srilanka tahun lalu, dalam menumpas pemberontak Macan Tamil. Beberapa jam sebelum penangkapannya, Fonseka mengemukakan kepada wartawan ia bersedia menghadapi pemeriksaan internasional. (ant)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :