Senin, 13/02/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : redaksi@harianjoglosemar.com
<div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div>

Pendidikan di Wonogiri Masih di Bawah Standar

Selasa, 05/01/2010 11:00 WIB - son

WONOGIRI—Tenaga kependidikan baik negeri maupun swasta di Kabupaten Wonogiri ternyata masih jauh dari standar kelayakan untuk proses belajar mengajar. Standar tersebut mencakup kualitas pengajaran dan sarana pengajaran maupun kuantitasnya.
Contohnya, menurut data 2009, dari jumlah guru sebanyak 12.349 orang baik TK, SD, SMP, SMA, dan SMK dan yang sederajat, baru 8.014 guru yang sudah bergelar S1 maupun D4. Sementara 4.335 lainnya masih belum memiliki ijazah dimaksud.
“Sementara yang belum lulus sertifikasi ada 2.325 guru dari total 12.349 tadi,” papar Kepala Dinas Pendidikan Wonogiri, Suparno, Sabtu (2/1).
Selain itu, indikator belum dicapainya standar kelayakan kependidikan di Wonogiri juga terlihat dari masih banyaknya sekolah yang belum memiliki laboran tetap. Karena, kebanyakan masih menjadi tugas sampingan dari guru mata pelajaran IPA.
Menurut data, jumlahnya mencapai 50 persen. Selain itu masih banyak pula sekolah yang belum memiliki pustakawan tetap. Yang rata-rata masih menjadi tugas sampingan dari guru bahasa atau guru BP, yang jumlahnya mencapai 80 persen.
“Masih ada juga guru mata pelajaran yang tidak memiliki kualifikasi pendidikan sesuai mata pelajaran yang diampu. Jumlahnya 10 persen,” sambungnya.
Hingga data terakhir, terdapat 901 sekolah negeri dan 894 sekolah swasta, termasuk di dalamnya ada Sekolah Luar Biasa (SLB), yang jumlah total seluruhnya lima SLB baik yang negeri dan swasta.
Dijelaskan, dari sisi sarana dan prasarana, Kabupaten Wonogiri 50 persen sekolahnya belum memiliki perpustakaan yang layak, baik dari segi bangunan maupun koleksi bacaannya. Demikian juga, sebanyak 40 persen sekolah belum memiliki ruang laborat yang baik.
“Yang menjadi perhatian besar dan patut ditindaklanjuti adalah masih terdapat 25 persen sekolah yang dalam penyusunan RKS (Rencana Kerja Sekolah) dan RPS (Rencana Pengembangan Sekolah) tidak sesuai Buku Pedoman yang ada,” tegasnya.
Selain itu, guru juga belum terbiasa mendokumentasikan tugas-tugasnya secara terstruktur dan mandiri. Bahkan dalam mengembangkan KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) masih banyak sekolah yang hanya copy-paste dari sekolah lain. (son)
 

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :