Kamis, 23/02/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : redaksi@harianjoglosemar.com
<div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div>

Pembangunan Diduga Tak Sesuai Standar

Selasa, 22/11/2011 00:44 WIB - Muhammad Ismail

SUKOHARJO—Gedung laboratorium IPA SMPN 1 Grogol yang dibangun dua minggu lalu, kini kondisinya retak-retak dan posisinya miring. Hal tersebut temuan Komisi III DPRD saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak), Senin (21/11).
Ketua Komisi III DPRD, Sriyanto mengatakan kerusakan gedung bangunan SMPN 1 Grogol didasari atas laporan komite sekolah. “Dinding yang retak dan miring, juga ditemukan campuran cor kolom untuk tiang teras tidak menggunakan batu split serta campuran semen juga tidak bagus sehingga mudah roboh,” ujar Sriyanto di sela-sela Sidak.
Dikatakan Sriyanto, pantauan di lapangan, juga melihat campuran semen untuk memasang batu bata kurang bagus. Pasalnya, saat dipegang campuran semen dan pasir mudah hancur. Kalau sudah seperti ini sangat berbahaya.
Oleh karena itu, jika bangunan tersebut tetap dilanjutkan maka hal utama yang harus dilakukan adalah mengulang pembangunan dari awal terutama di bagian dinding yang retak. Karena jika tidak bangunan akan kembali roboh dan sangat berbahaya ketika gedung tersebut nantinya digunakan.
“Kalau campuran semen untuk dinding bagus, besi juga standar, seharusnya dinding tidak retak dan miring. Kedalaman fondasi juga dipertanyakan,” ujarnya.
Anggota lainnya, Ngatman menambahkan pembangunan gedung laboratorium SMPN 1 Grogol terkesan asal-asalan. Jika dikerjakan sesuai standar proyek, dia yakin dinding tidak akan miring dan retak. Meski dikerjakan secara swakelola, di lokasi juga tidak ada gambar perencanaan sehingga sulit untuk diawasi. “Jelas kalau melihat kondisi seperti ini bangunan tidak layak dan bisa membahayakan,” kata Ngatman.
Tim Teknis Pembangunan Edi Santoso mengatakan, pembangunan laboratorium IPA di SMPN 1 Grogol sudah sesuai standar. Terkait miringnya dinding sisi selatan karena terkena angin kencang pada Minggu (20/11).
“Angin kencang sempat terjadi dan pada saat itu dinding atas sisi selatan belum diberi ring cor sehingga belum kuat saat diterpa angin kencang,” ujarnya.
Edi menambahkan, proyek tersebut dibiayai dari dana blockgrant pusat. Pelaksanaan proyek sendiri tidak menggunakan sistem lelang. Namun menggunakan sistem swakelola oleh sekolah. Untuk anggarannya sebesar Rp 185 juta dengan tenggang waktu pembangunan selama tiga bulan.

Muhammad Ismail

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :