JAKARTA—Ketua Dewan Pertimbangan Pusat PDI Perjuangan Taufiq Kiemas mencoba berbicara diplomatis. Taufiq memberi peluang sama besarnya bagi dua anaknya, Puan Maharani dan Prananda Prabowo untuk menduduki posisi kunci di PDIP.
”Siapa saja boleh masuk kesempatannya sama, tapi jangan diadu. Supaya jadi orang kan?” kata Taufiq saat dikonfirmasi wartawan soal isu Wakil Ketua Umum PDIP di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (30/3).
Menurut Taufiq kedua anaknya memiliki potensi memimpin yang sama besarnya. Taufiq berharap kedua anaknya tidak terkesan diadu domba dalam kongres PDIP 6-9 April nanti. ”Masa semua tokoh politik berlindung di bawah devide et impera, kan jelek. Masa mau jadi pemimpin mesti devide et impera, diketawain orang nanti,” ujar Taufiq.
Lantas posisi apa yang cocok untuk Puan dan Prananda? ”Tanya Ibu (Mega),” kelit Taufiq.
Hanya, menurut Direktur Pro Mega Center, Mochtar Muhammad, sosok Puan Maharani mempunyai tingkat elektabilitas tinggi. ”Di daerah pemilihannya, Puan bisa mengalahkan kader unggulan yang diusung partai lain seperti Hidayat Nur Wahid. Artinya, Puan sudah teruji dalam pertarungan politik di pemilu legislatif sebagai kader yang berkualitas dan punya kemampuan yang bisa diandalkan. Apalagi Puan dikenal cerdas dan cantik,” ujar Mochtar.
Mochtar menambahkan, Puan juga memiliki potensi dan kapabilitas yang memadai. Selain itu, berdasarkan survei yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) tahun 2009 lalu, trah Bung Karno masih dikehendaki memimpin PDIP. ”Hasil survei itu menunjukkan mayoritas responden menghendaki PDI Perjuangan tetap dipimpin oleh kader yang berasal dari trah Bung Karno. Dari sejumlah nama yang muncul, nama Puan dominan,” ujar Mochtar yang pernah dipercaya sebagai Ketua Panitia Nasional Deklarasi Pasangan Capres-Cawapres Mega-Prabowo tahun lalu.
Menurut Mochtar, posisi Waketum memiliki potensi strategis untuk menghadapi pertarungan politik tahun 2014 nanti. Karena itu, posisi tersebut harus diisi orang yang tepat. ”Ke depan, posisi Waketum ini juga akan menjadi momentum berjalannya proses alih generasi di tubuh partai,” tandas pria yang juga menjabat Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi periode 2010-2015 ini. (oke)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |




