Jumat, 10/02/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : redaksi@harianjoglosemar.com
<div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div>

PDIP Pidanakan Murdaya Poo

Sabtu, 05/12/2009 11:00 WIB - dtc

JAKARTA (Joglosemar): Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memperkarakan Murdaya Poo. Ini terkait dengan pernyataan Poo yang dinilai sudah menjelekkan partai.
Hal ini disampaikan oleh Ketua Dewan Pengurus Pusat bidang Sumber Daya Manusia PDIP, Agnita Singedekane. Menurutnya, akan segera dibahas pernyataan Poo terkait Orang-orang PDIP yang badut dan gembel. ”Nanti lihat, arahnya kepada siapa,” tandas Agnita, Jumat (4/12).
Agni menjelaskan, pencabutan kartu keanggotaan Poo dari kepartaian PDIP, sudah diputuskan berdasarkan hasil penelusuran Komisi Disiplin PDIP, yang dibentuk untuk mencari kebenaran tentang adanya pelanggaran disiplin partai oleh Ketua Dewan Pengurus Pusat bidang Sumber Daya Manusia (DPP bidang SDM) itu. ”Dan ini (pemecatan Poo) sudah proses yang betul-betul aturan dari partai,” tukasnya, seperti dikutip inilah.com.
PDIP menilai Poo telah melakukan pelanggaran disiplin partai yang sangat prinsip, sehingga mengharuskan dirinya dipecat dari PDIP. Poo dianggap tidak memberi dukungan pada pasangan Capres yang diusung PDIP dalam Pilpres 2009 lalu, namun malah mendukung pasangan Capres SBY-Boediono.

Aktif
Poo yang juga menjabat sebagai Anggota DPR RI dari Fraksi PDIP, mengaku belum menerima surat pemecatan dirinya dari PDIP secara resmi, sehingga dia masih aktif menjalani peranannya sebagai legislator di DPR RI sampai saat ini. Dia juga tetap mengaku sebagai kader partai moncong putih itu.
”Saya belum terima surat pemecatan. Memang PAW (penggantian antarwaktu) itu gampang? Susah lho. Saya sih niatnya bantu. Kalau nggak mau dibantu ya wis,” kata Murdaya usai rapat di Gedung DPR, Senayan, Jakarta.
Menurut Murdaya, tidak mungkin dirinya menjelek-jelekkan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri karena sudah berteman 40 tahun lebih. ”Orang-orang PDIP-nya saja yang goblok. Dibantu kok nggak mau,” ujarnya. (dtc)
 

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :