SOLO—Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mulai membangun monumen patung Mayor Achmadi di kawasan sekolah simpang lima, Margoyudan, Kelurahan Setabelan, Banjasari, Solo, Sabtu (27/3).
Peletakan batu pertama pembangunan monumen patung dilakukan oleh Wakil Walikota Solo, Rudy Hadiatmo. Menurutnya, tujuan pembangunan monumen itu untuk mengambil teladan Mayor Achmadi, agar bisa ditiru masyarakat Solo.
”Patung ini tidak hanya dilihat saja, namun supaya dapat mengingat kembali perjuangan Mayor Achmadi dan mampu untuk mencontohnya,” tutur Rudy.
Sementara itu, Hari Danardono, salah satu keponakan Mayor Achmadi mengatakan, Mayor Achmadi adalah rekan seperjuangan Brigjen Slamet Riyadi saat serangan 4 hari di Solo. Sebagai Komandan Komando Militer Kota (KMK) dan Komandan Eks TP Detasemen II Brigadir 17 Surakarta, Mayor Achmadi berhasil mengusir tentara penjajah dari Solo.
”Bagi kami pembangunan patung ini merupakan penghargaan dan kehormatan atas jasanya selama ini,” ujarnya.
Menurutnya, pihak keluarga memberikan apresiasi tinggi kepada Pemkot dan Yayasan Eks Tentara Pelajar (TP) atas ide dan usulan pendirian patung tersebut. ”Untuk itu, keluarga berharap dengan adanya patung ini diharapkan dapat menjadi contoh generasi muda karena letaknya yang strategis berada di kawasan sekolah,” imbuh Hari.
Kepala Dinas Tata Ruang Kota (DTRK) Solo Yob S Nugroho mengatakan, proses lelang pembangunan monumen ini akan digelar 2 April-31 Mei. Selanjutnya, 1 Juni sampai 31 Juli dilakukan pengerjaan fisik berupa pembuatan landasan untuk patung. ”Pada proyek ini kami bekerja sama dengan Yayasan Eks-Tentara Pelajar (TP). Kami kebagian membuat landasan, sedangkan mereka menyediakan patungnya,” terang Yob. (dui)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |




