Mencuatnya kasus pembobolan ATM dana nasabah dari enam bank di Bali yang ditengarai dilakukan oleh sindikat internasional membuat masyarakat mempertanyakan keamanan dari bank. Bagaimana keamanan yang telah dilakukan maupun yang akan dilaksanakan oleh BCA? Berikut petikan wawancara reporter Joglosemar, Rachmadhani Fitriastuti dengan Kepala Kantor Cabang Utama BCA Solo, Frengky Chandra Kusuma
Pascaterjadinya kasus pembobolan ATM sejumlah nasabah BCA yang ada di Bali, apakah timbulkan kepanikan dari nasabah BCA yang ada di Solo?
Kasus yang menimpa sejumlah nasabah BCA yang ada di Bali memang cukup menarik perhatian nasabah Solo, tapi tidak sampai menimbulkan kepanikan yang berlebihan atau penarikkan dana secara besar-besaran. Tapi memang ada sejumlah nasabah yang datang ke kantor bertanya seputar kasus ini. Dan setelah mendapat penjelasan, mereka pun bisa mengerti. Tapi andaikan ada nasabah yang menginginkan jawaban lebih detail kami mengarahkan untuk menghubungi Halo BCA sebagai call center kami di nomor 500888.
Apakah ada langkah pengamanan yang diambil BCA Solo?
Tentu saja kita tetap mengambil langkah antisipasi, salah satunya adalah dengan selalu mengingatkan dan menyarankan pada seluruh nasabah BCA untuk melakukan penggantian PIN secara berkala.
Selain itu kita juga akan menambah jumlah personel keamanan yang berjaga di mesin-mesin ATM BCA. Petugas keamanan inilah yang berfungsi sebagai pengawas dan pemantau langsung di lapangan.
Bagaimana dengan sistem teknologinya?
Masalah teknologi juga menjadi perhatian besar kami, apalagi terkait kasus yang di Bali mereka bisa membobol ATM setelah mengopi kartu ATM nasabah. Oleh karena itu dalam waktu dekat kita juga akan memasang alat anti-skimmer atau antipenggandaan kartu di seluruh ATM BCA yang ada di Solo. Untuk wilayah Solo dan sekitarnya kita punya sekitar 60 unit mesin ATM.
Lalu bagaimana dengan imbauan Bank Indonesia yang meminta seluruh bank untuk menerapkan teknologi chip pada kartu debitnya?
Setahu saya teknologi chip baru bisa digunakan pada kartu kredit dan bank BCA sudah mengimplementasikan itu jauh sebelum ada imbauan dari BI. Kalau tidak salah hal itu baru diwajibkan pada tahun 2010 ini tapi kita sudah menerapkannya sejak setahun belakangan.
Sedangkan untuk chip pada kartu debit sendiri saya belum mengetahui pasti tentang kemungkinan penerapannya. Yang jelas penerapan teknologi chip ini akan membuat lebih secure dan BCA pasti siap untuk melaksanakan imbauan itu. Tapi itu berarti harus mengganti seluruh mesin ATM juga, karena mesin ATM yang selama ini ada belum dilengkapi dengan teknologi untuk membaca chip. (***)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |






