Kamis, 24/05/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : harianjoglosemar@gmail.com

Okupansi Hotel Penuh

Selasa, 27/12/2011 06:00 WIB - Sari Hardiyanto

KARANGANYAR—Menjelang pergantian tahun 2012, tingkat okupansi sejumlah hotel, vila dan penginapan keluarga di kawasan wisata Tawangmangu full booked. Kondisi ini sudah terjadi sejak awal bulan Desember. Para pengunjung biasanya sudah melakukan pemesanan sejak awal Desember lalu.
Supervisor Hotel Bintang Tawangmangu, Atin Anggraini mengungkapkan dari total 65 kamar yang dikelolanya, seluruhnya telah penuh dipesan pada awal bulan Desember kemarin. Bahkan meski harganya sudah dinaikkan dua kali lipat, tetapi para pengunjung tak mempermasalahkannya.
“Sepanjang Natal dan  Tahun Baru, semua kamar penuh. Baik untuk kelas duluxe room, superior room maupun suite room sudah di-booking semua,” ungkapnya kepada wartawan di lobi hotel, Senin (26/12).
Tingkat okupansi hotel yang tinggi, dilanjutkannya, telah diprediksikan olehnya. Mengingat libur akhir tahun yang berbarengan dengan liburan sekolah. “Khusus untuk malam Natal, Sabtu-Minggu (24-25/12) kemarin serta malam Tahun Baru pada Sabtu-Minggu (30-31/12), harganya naik menjadi dua kali lipat,” terang dia.
Atin pun menambahkan, saking banyaknya wisatawan yang ingin menginap, selain hotel dan vila banyak rumah penduduk pun yang juga turut disewakan untuk menginap. “Saya saja sampai kewalahan mencarikan tempat menginap bagi mereka di luar hotel,” tutur dia.
Rumah Penduduk
Hal senada pun juga terjadi untuk vila di Tawangmangu. Penunggu villa Indra Sari, Kasno menyatakan bahwa di vila yang dijaganya sejak 20 tahun lalu itu, sudah penuh dipesan sejak beberapa bulan sebelum bulan Desember. Dari ketiga vila  yang disewakan di tempatnya, dirinya juga mengaku memberikan harga khusus untuk pergantian Tahun Baru.
“Kalau harga biasa, paling hanya Rp 750.000, untuk tutup tahun harganya naik dua kali lipat menjadi Rp 1.5 juta,” jelasnya.
Rata-rata penyewa vila tersebut, sambung Kasno merupakan keluarga yang berasal dari Surakarta, Jogja, Semarang hingga Madiun. Jika pada hari biasa, sebulan paling banter hanya empat kali disewakan, namun dalam bulan Desember ini dirinya meraup untung. Pasalnya setiap hari, vila tersebut tidak lepas untuk disewa para wisatawan.

Sari Hardiyanto

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :