Minggu, 12/02/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : redaksi@harianjoglosemar.com
<div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div>

Nikmatnya Perpaduan Gulai Arab dan Jawa

Sabtu, 21/11/2009 11:00 WIB - Rachmadhani Fitriastuti

Bagi Anda yang selama ini anti terhadap segala masakan dari olahan daging kambing karena baunya yang tidak sedap, maka Anda perlu mengunjungi warung Sate Kambing Bang Umar. Di sini Bang Umar menawarkan berbagai menu berbahan dasar daging kambing, tanpa aroma binatang ini (prengus) sama sekali.
Satu yang menjadi andalan dan begitu diminati para pembeli dari warung Bang Umar adalah gulai balungan. Gulai yang satu ini berbeda dengan gulai-gulai yang biasa kita nikmati di rumah makan atau pun warung sate lainnya. Berakar dari resep gulai India, Gulai Balungan bisa diterima dan dinikmati lidah  pribumi maupun orang keturunan.
“Dulu awalnya saya buatnya gulai Arab yang terkenal dengan kuahnya yang kental, orang-orang Arab keturunan yang tinggal di sekitar sini senang sekali. Tapi sayangnya orang Jawa pada nggak suka, katanya bikin blenger. Akhirnya saya ganti jadi gulai Jawa yang lebih cair, eh ganti orang Arabnya yang pada nggak suka, katanya kuah kok dijual,” cerita Umar.
Sejak saat itu, Umar mulai berpikir untuk membuat resep gulai yang bisa diterima orang Jawa maupun orang Arab. Akhirnya dipilihlah gulai India, karena kebetulan Umar adalah seorang keturunan India.
Pilihan Umar ternyata tidak salah, gulai India yang kemudian dinamakan gulai balungan sangat diminati pelanggannya. “Gulai India ini seperti perpaduan antara gulai Arab dan gulai Jawa, tidak terlalu kental tapi juga tidak cair sekali. Dan sekarang yang suka makan gulai di sini bukan cuma orang Jawa dan Arab saja, tapi orang keturunan Tionghoa pun suka,” tutur pria berkumis tebal ini.
Keistimewaan lain dari gulai balungan khas Bang Umar ini adalah,  aroma yang sedap dan khas. Umar memang sengaja menggunakan kapulaga Arab yang terkenal akan aroma sedapnya. “Kapulaga ini dikunyah sedikit saja sudah mengelurkan bau harum jadi kalau dipakai dalam masakan kambing cocok sekali karena bisa untuk menutupi baunya juga,” aku ayah empat putra ini.
Menu Alternatif
Tidak hanya  gulai balungan, masih ada satu lagi yang khas dari warung yang terletak di Jalan Veteran 145 Gading ini, Nasi Tomat. Menurut Umar nasi tomat ini tidak jauh berbeda dengan nasi kebulinya orang Arab, hanya saja yang membedakan adalah penggunaan jus tomat untuk bahan campuran nasi.
“Orang-orang juga suka sekali Nasi Tomat, tapi ini adanya cuma hari Jumat. Biasanya baru sampai setengah hari buka saja sudah langsung habis. Nasi tomat ini kita sajikan dengan daging kambing goreng, sambel goreng ati dan acar tomat,” terangnya.
Selain  kedua menu istimewa ini, anda juga dapat menikmati kelezatan tongseng dan sate kambing di warung yang buka mulai pukul 09.00 WIB ini. “Kalau gulainya enak, tongsengnya pasti juga enak karena kuah tongseng diambil dari kuah gulai. Dan kita memasak tongseng ini dalam waktu yang cukup lama, tiga sampai empat jam, biar dagingnya benar-benar empuk,” promonya.
Nah, jika Idul Adha nanti Anda  tidak bisa menikmati daging kurban, tidak ada salahnya menikmati menu kuliner serba kambing  ala Bang Umar ini untuk merayakannya. (Rachmadhani Fitriastuti)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :