Minggu, 12/02/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : redaksi@harianjoglosemar.com
<div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div>

Nikmati Suasana Pinggir Sungai di Rumah

Minggu, 07/03/2010 09:00 WIB - dui

Ketika berada di rumah milik Zainal suara air pun terdengar gemericik hampir di seluruh ruangan rumah. Hal tersebut dikarenakan di dalam rumahnya terdapat sebuah ruang terbuka seperti kita berada di alam. Meski hanya beberapa meter saja, namun di arena tersebut terdapat kolam ikan, taman serta dua buah grojokan.
Ruangan tersebut sengaja dibuat supaya bisa dimanfaatkan untuk santai sambil menikmati alam. “Kalau di sini itu kan kayak kita berada di desa atau pas ada di pinggir sungai,” terang Ummi.
Sebenarnya ruangan santai tersebut sangatlah sederhana, hanya saja meski ruangan itu terbuka tapi tidak terlihat terbuka jika dilihat dari luar. Ruangan tersebut terdapat jendela terbuat dari kayu, namun lubangnya hanya sekitar 30 cm x 20 cm.
Tidak hanya satu lubang, namun hingga sepuluhan lubang. Di setiap lubang terdapat bunga-bunga kecil yang menambah segar ruangan. “Meski ruangan terbuka, namun ketika berada di ruangan ini terasa nyaman karena tidak terlihat dari luar. Tapi kita bisa menikmati pemandangan luar sambil menikmati suara gemericik air,” imbuh Ummi.
Ruangan tersebut sengaja dibuat untuk lesehan supaya terlihat lebih santai dan terbuka. Untuk urusan lantai, ruangan tersebut terbuat dari batu halus yang berbentuk persegi. Sehingga untuk nuansa alam memang hadir di situ. “Biasanya kalau teman-teman suami saya itu banyak yang ke rumah. Kalau lesehan seperti ini kan bisa muat banyak,” terangnya.
Bahkan yang membuat menarik lagi ternyata di bagian dinding ruangan santai tersebut diberi air mancur yang mengalir di papan tembok. “Kalau baru ngobrol kadang suara grojokan air yang jatuh langsung ke kolam ikan suaranya keras dan terdengar hingga ruang lain. Sehingga supaya kalau pas ngobrol tidak mengganggu maka dimatikan diganti dengan air mancur yang menempel pada tembok,” ungkapnya.
Dengan adanya suara-suara air tersebut membuat suara rumah menjadi menyenangkan karena seperti berada di tengah-tengah alam. “Rasanya kayak hidup di desa aja, meski sebenarnya tinggal di kota,” ujarnya. (dui)
 

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :