Senin, 13/02/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : redaksi@harianjoglosemar.com
<div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div>

Natural & Elegan dengan Permainan Furnitur Kayu

Minggu, 07/02/2010 11:00 WIB - Dwi Hastuti

Meski saat ini, model arsitektur rumah mengarah pada desain minimalis modern atau kontemporer modern bukan berarti rumah dengan gaya tradisi tidak bisa menjadi pilihan. Karena adanya anggapan bahwa rumah dengan nuansa etnik tradisi akan terlihat ketinggalan zaman.
Anggapan ini berbanding terbalik dengan Radik Karyanto yang beralamat di Jalan Sumatra I No. 6 Ngadisuman, Ketelan, Banjarsari. Langgam etnik menjadi pilihan sebagian orang untuk merancang hunian rumahnya. Nuansa ini antara lain diaplikasikan pada jendela, pintu, plafon, bahkan pada desain eksterior.
Dengan tampilan yang elegan, merancang hunian pribadi dengan gaya ukiran etnis menjadi hal yang digandrungi. Pembawaan gaya ini, dinilai lebih natural dan terkesan mempertahankan dan memperlihatkan karakteristik pemilik rumah. Ukiran tradisional jadi salah satu yang diandalkan.
Rumah milik Radik Karyanto ini dibangun pada tahun 2003 silam. Bapak satu putra ini dalam membangun rumah terinspirasi ketika melihat rumah-rumah di Kota Gede, Yogyakarta. Ketika melihat dibagian depan, rumah tersebut terlihat menggunakan batu bata ekspos. “Alasan saya menggunakan batubata ekspos, supaya rumah saya terlihat etnik dan hal itu saya sesuaikan dengan ornamen yang saya gunakan,” ujarnya.
Pada bagian interior, eksplorasi gaya etnik kian menonjol. Dengan memanfaatkan furnitur yang didominasi kayu memberikan kejutan tampilan yang menarik. Plus, perpaduan warna natural pada seluruh elemen rumah yang terlihat saling berinteraksi secara apik.
Karakter Natural
Satu hal yang unik dari rumah ini karena furnitur didominasi unsur kayu jati. Mulai dari kursi, meja, dan beberapa hiasan yang menggantung di dinding. Bahkan sebuah cermin dengan bingkai kayu jati finishing sengaja diletakkan di ruang tamu.
Lumuran ukiran kayu ini dapat juga disajikan di depan teras. Aplikasi ukiran pada jendela dan daun pintu menghasilkan karakter yang kuat. Pemanfaatan ornamen kayu menampilkan corak yang memberi kesan alami yang kuat. Lantai rumah Radik pun juga disesuaikan dengan warna kayu, yaitu agak kecokelatan. Hal tersebut dilakukan supaya antara lantai, dinding serta ornamen rumah yang digunakan bisa serasi.
Rumah yang memiliki luas 100 meter persegi ini lebih banyak menggunakan elemen kayu untuk penataan interior rumah. Meski luas rumah Radik seluas 100 meter persegi, akan tetapi mampu membangun ruangan yang lengkap. Diantaranya ruang tamu, ruang keluarga, tiga kamar tidur, dapur, kamar mandi dan taman.
Berada di ruang ini memang seolah berada di sebuah toko furnitur kayu. Sang pemiliki mengaku sejak dulu memang lebih suka kayu ketimbang perabot lain. Karena furnitur kayu tersebut mudah dibersihkan dan lebih simpel. Radik pun tinggal menggunakan kain lap, sikat serta cairan khusus untuk furnitur kayu. “Merawat furnitur kayu itu mudah, yang penting telaten,” tuturnya. (Dwi Hastuti)
 

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :