SUKOHARJO—Semakin runyamnya konflik yang terjadi di tubuh Partai Golkar Sukoharjo, membuat persiapan partai tersebut dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) kian tersendat. Hal itu mempengaruhi pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) yang sampai sekarang masih simpang siur.
Sebelumnya, tim 4 yang dibentuk oleh DPD Jateng untuk mengatasi permasalahan di tubuh Partai Golkar yang terdiri dari Giyarto, Sardjono, Agus Sumantri dan Jaka Wuryanta belum menyatakan satu suara dalam penentuan Musda.
Agus Sumantri, salah satu dari tim 4 mengatakan, Musda Golkar untuk tingkat Kabupaten dan Kota akan dilaksanakan tanggal 19 Januari 2010. Solo dan Sukoharjo diperkirakan akan menggelar Musda di tanggal tersebut. Namun Surat Keputusan (SK) secara resmi sampai sekarang belum keluar.
“Mengacu pada kalender organisasi Partai Golkar, seharusnya Musda dilaksanakan tanggal 19 Januari, namun sampai sekarang seluruh anggota Partai Golkar Sukoharjo belum satu suara mengenai pelaksanaan Musda tersebut,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (10/1).
Anggota tim 4 lainnya, Sardjono mengatakan, Musda harus tetap diadakan untuk memilih ketua, karena waktu pengurusan lalu dibatalkan dalam forum Musdalub pada 15 September 2009 lalu.
Ditambahkan, deadline pelaksanaan Musda 13 Januari 2010. Kalau itu masih belum bisa dilaksanakan, maka penyelesaian konflik di tubuh Golkar Sukoharjo akan diambil alih DPD Golkar Provinsi Jawa Tengah. (mal)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |







