Kamis, 24/05/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : harianjoglosemar@gmail.com

Multitafsir dalam Bunga dan Bunga

Senin, 31/05/2010 09:00 WIB - ida

Dua laki-laki bersepatu lars dan bertelanjang dada, menyeruak panggung pementasan. Mereka membawa sapu lidi dan bergerak-gerak liar mengisi ruang. Bukan kegiatan bersih-bersih yang mereka lakukan, justru merusak tempat itu.
Itulah gambaran sebagian adegan pertunjukan berjudul Bunga dan Bunga karya sutradara YE Marstyanto. Pertunjukan yang menjadi bagian dari program rutin Lir-Ilir ini digelar di Padepokan Lemah Putih, Plesungan, Mojosongo, Surakarta, Kamis (27/5) lalu. Kali ini Lir-Ilir menampilkan komunitas Kelompok Lakon (Kelon). Mereka terdiri dari berbagai orang dari latar belakang kegiatan yang berbeda. Ada yang berprofesi komedian, presenter televisi, model, penulis, pegawai bank dan anggota teater kampus.
Seperti dijelaskan dalam rilis yang diterima Joglosemar, program Lir –Ilir adalah sebuah wadah bagi kegiatan pementasan kesenian, terutama yang sedang menuju produksi atau sekadar di tataran gagasan. Hal itu semacam sudah diniatkan sejak awal oleh Padepokan Lemah Putih. Sehingga jika ada dialog seru terjadi atas sebuah karya yang dipentaskan, hal itu menjadi wajar. Bagaimanapun, hampir sebagian besar karya yang hadir pada program Lir-ilir adalah karya-karya yang memiliki banyak peluang untuk dikritisi. (ida)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :