Bagi penggemar motor lawas tentunya sudah tidak asing lagi dengan motor Grand, motor jenis ini pernah berjaya di era 1990-an. Pada waktu itu, siapa saja yang mengendarainya akan merasa bangga bak naik sebuah Mercy. Namun itu dulu, kini hampir dipastikan yang mengendarai motor jenis ini dapat dihitung dan telah mulai ditinggalkan oleh para pengendara motor.
Tetapi ternyata tidak semua pengendara motor meninggalkan dan berpaling dari motor Grand. Terbukti di Solo ada sekelompok orang yang berasal dari semua kalangan yang masih tetap setia mengendarai motor Grand, walau tidak dimungkiri kebanyakan dari mereka sudah berusia tidak lagi muda.
Komunitas Grand ini menamakan Motor Grand Solo (Mogras). Mogras berdiri 15 tahun lalu, silam. “Kami berdiri tahun 1995, memang pada waktu itu motor jenis Grand ini masih menjadi idola. Saat dibentuknya waktu itu, kami sudah menyadari jika nantinya Grand tidak selamanya naik daun. Dapat dibilang komunitas ini juga untuk mengantisipasi agar nantinya Grand tidak begitu saja dilupakan oleh masyarakat,” ungkap Ari, Ketua Mogras kepada Joglosemar beberapa waktu lalu.
Ari menambahkan selain ingin terus memopulerkan motor Grand sendiri, tujuan dari dibentuknya Mogras adalah untuk mewadahi dan memfasilitasi para pengguna motor Grand yang ada di sekitar Kota Solo. “Kami ingin memberikan wadah bagi teman-teman yang sharing dan bertukar pendapat mengenai motor kesayangan mereka tersebut karena kan sekarang Grand ini sudah menjadi motor langka.”
Bergabung
Karena memang sudah tergolong motor tua, maka anggotanya pun kebanyakan orang-orang tua. “Kebanyakan anggota kami orang tua yang sudah berkeluarga, namun ada pula yang masih muda tetapi memang relatif sedikit. Dengan itu dapat pula dibilang jika Mogras ini dapat menjadi penghubung antara kaum muda dan tua. Kan kebanyakan saat ini komunikasi antarkaum muda dan tua sudah banyak terpaut sehingga banyak yang mengatakan jika orang tua tidak mengetahui kemauan anak muda, demikian pula sebaliknya,” papar Andi, salah satu anggota Mogras.
Ketika ditanya mengenai kehebatan motor Grand bila dibandingkan dengan motor lainnya, menurut Ari, Grand tidak terbelakang serta bila dipakai untuk touring tidak kalah. “Untuk dipakai touring jarak jauh pun tidak kalah dengan motor keluaran baru. Pokoknya masih oke dan juga perawatannya mudah dan hemat.”
Mogras mempersilakan para pengguna motor Grand yang berdomisili di Solo untuk bergabung dengan mereka. “Bagi para pengguna Grand di Solo kami sangat berharap dapat melakukan aktivitas bersama, karena dengan kebersamaan semuanya akan menjadi lebih mudah.” (Rani Setianingrum)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |




