Kamis, 24/05/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : harianjoglosemar@gmail.com

Mobil Mewah Serenteng, Rumah Pun Mentereng...

Jumat, 26/03/2010 09:00 WIB - dtc/heu

Usianya baru sekitar 30 tahunan, tapi kiprahnya dalam hal menggelapkan pajak sudah tak terbantahkan lagi. Diduga miliaran uang pajak telah mengalir secara ilegal ke kantong pria lulusan Program Diploma Pajak Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) tahun 2000 tersebut.
Ya dia adalah Gayus Tambunan, pegawai Ditjen Pajak yang kini menjadi sorotan karena diduga telah menggelapkan pajak senilai hampir Rp 25 miliar. Hebatnya, kasus ini disebut-sebut juga melibatkan dua petinggi Mabes Polri dan seorang pengusaha bernama Andi Kosasih.
Siapa sebenarnya sosok Gayus? Sebenarnya Gayus dikenal sebagai pribadi sederhana di lingkungan kerjanya, Gedung Direktorat Jenderal Pajak Jakarta. Sosoknya supel sehingga menyebabkan dia dikenal banyak orang di Ditjen Pajak. ”Dia terbilang pekerja yang baik dan disiplin,” kata Sukarno salah seorang pegawai Ditjen Pajak kepada vivanews.com, Kamis (25/3).
Gaya hidup PNS bergolongan IIIA mulai dicurigai ketika ia “mendadak” kaya. Gayus diketahui tinggal di kompleks mewah, Taman Puspa III Gading Park View di Jalan Boulevard Timur, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Rumah itu bergaya minimalis namun cantik dan terkesan mewah. Rumah tiga lantai ini memiliki eksterior bernuansa merah muda. Berdasarkan informasi di bagian pemasaran, rumah di Gading Park View berkisar antara Rp 1,54 miliar sampai Rp 4 miliar. Tak hanya rumah yang wah, Gayus juga dikabarkan punya sebuah apartemen mewah di Cempaka Mas yang harganya ratusan juta.
Gayus juga dikenal hobi gonta-ganti mobil mewah mulai dari Mercy hingga Alphard. ”Dulu pernah membawa Mercy terbaru, Toyota Fortuner dan sekitar tiga bulan lalu membawa Alphard hitam,” kata Wahyudin, tetangga mertua Gayus, Ida Ayu, di Jalan Cempaka, Rawabadak Utara, Koja, Jakarta Utara. 
Gaya hidup seperti dilakoni mustahil diwujudkan oleh PNS golongan IIIA. Berdasarkan informasi dari Irjen Departemen Keuangan Hekinus Manao, gaji PNS Ditjen Pajak setingkat Gayus Tambunan totalnya mencapai Rp 12,1 juta per bulan. 
”Gaji dan berbagai tunjangan Rp 2,4 juta. Remunerasi Rp 8,2 juta, dan imbalan prestasi kerja rata-rata Rp 1,5 juta. Jadi total gaji per bulan adalah Rp 12,1 juta,” tuturnya. Dengan total gaji sebanyak itu, agak di luar nalar jika Gayus mampu membeli rumah berharga miliaran dan sejumlah mobil mewah dalam waktu yang tidak berselang lama.
Dibandingkan dengan kehidupannya sebelum jadi pegawai pajak, gaya hidup Gayus bagaikan bumi dan langit. Rumah lamanya di Jalan Warakas No 4, Gang 23, RT 11 RW VIII, Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara, kecil dan berada di gang sempit. Rumah itu dihuni keluarga Gayus sejak tahun 1970-an.
Setelah ditinggal pindah dua sampai tiga tahun lalu, rumah itu kosong, dan tak terurus. Cat putihnya pudar, atap dan plafonnya jebol. Di pintu rumah yang pelapisnya terkelupas, tertempel stiker “Program Diploma Pajak STAN Jakarta”. Gayus dalam acara Apa Kabar Indonesia Pagi di TvOne berdalih dia mendapat kekayaan itu karena memiliki usaha sampingan. (dtc/heu)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :