Minggu, 12/02/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : redaksi@harianjoglosemar.com
<div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div>

Menebang Kayu, Kasidi Tewas Hanyut

Kamis, 11/03/2010 09:00 WIB - tam

KARANGANYAR—Beniat menebang kayu yang di tepian sungai, Kasidi (19) warga Dusun Supan, RT 3/ RW 16, Desa Tegalgede, Kecamatan Karanganyar malah hanyut dan tenggelam di sungai Siwaluh, Rabu (10/3) siang. Hanya berselang 1,5 jam dari kejadian, tim SAR Karanganyar berhasil mengevakuasi korban yang ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa lagi sekitar 200 meter dari tempat kejadian.
Berdasar informasi yang berhasil dihimpun Joglosemar, musibah ini terjadi saat Kasidi berniat ingin menebang kayu jati di pinggir sungai Siwaluh. Saat ia sudah menyelesaikan memotong bagian batang pohon dengan gergaji, Kasidi berniat untuk mengangkat dan memotong bagian akar pohon tersebut.
Namun malang , saat akan mengangkat akar pohon tersebut, ia terpeleset dan terjatuh ke aliran sungai, hanyut bersama batang pohon itu. “Saya melihat anak itu terus berusaha memeluk kayu itu saat hanyut, tetapi lama-lama hilang tenggelam oleh arus sungai yang deras,” tutur Sumarmin salah satu saksi mata, sekaligus tetangga korban.
Melihat arus sungai yang sedemikian deras, warga pun tidak ada yang berani memberi pertolongan dan hanya mampu memanggil bantuan. Tidak berselang lama dari laporan warga, tim SAR dan Satlak PB Karanganyar pun merapat ke lokasi untuk memberikan pertolongan.
Akhirnya upaya pencarian korban membuahkan hasil dengan ditemukan korban dalam jarak sekitar 200 meter dari lokasi kejadian. Jasad korban yang ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa lagi ini langsung di antarkan ke rumah duka.
Setiba di rumah duka, petugas kesehatan dari Puskesmas Karanganyar pun didatangkan untuk melakukan visum terhadap tubuh korban. Setelah dilakukan visum dinyatakan korban benar-benar telah meninggal dunia dengan penyebab karena penyumbatan saluran pernafasan dan paru-paru oleh air.
“Untuk penyebab pastinya memang belum diketahui pasti tetapi kalau berdasar visum luar meninggalnya korban disebabkan penyumbatan paru-paru oleh air. Ini bisa dilihat dari pupil mata korban yang memerah karena kekurangan Oksigen,” papar Kantiono, petugas kesehatan dari Puskesmas Karanganyar. Selain itu pada tubuh korban juga tidak ditemukan luka-luka. (tam)
 

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :