Bau harum menjadi kesukaan kebanyakan orang. Sebaliknya, bau tidak sedap yang menyengat kebanyakan akan dihindari. Namun bagaimana jika bau tidak sedap nan menyengat tersebut muncul dari badan kita? Atau muncul dari badan orang-orang terdekat kita? tentu saja hal itu cukup mengganggu. Namun tidak sedikit orang yang memiliki masalah bau badan tidak langsung menyadari masalahnya tersebut. Untuk itu, sebelum kita dijauhi teman-teman atau orang di sekitar kita, sebaiknya kenali apakah kita memiliki masalah dengan bau badan.
Bau badan menyengat yang muncul dari badan kita secara otomatis dapat mengganggu keseharian kita, termasuk dalam pergaulan. Untuk itu, sebelum hal tersebut semakin bertambah parah dan sulit menyelesaikannya, sebaiknya lakukan beberapa cara untuk mencegahnya. Menurut Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin RSI Yarsis Surakarta, dr Aminah Alaydrus SpKK, faktor kebersihan sangat berpengaruh dalam munculnya keringat berlebih sehingga terkontaminasi dengan bakteri.
Dr Aminah menuturkan, meskipun seseorang mengeluarkan keringat banyak namun tetap terjaga kebersihannya, maka sangat mungkin terhindar dari masalah bau badan. “Maka dari itu sebaiknya jaga kebersihan badan selalu. Jika mengeluarkan keringat berlebih sebaiknya segera mandi,” tuturnya.
Sementara itu, cara lain untuk mencegah bau badan adalah dengan mencukur bulu ketiak. Namun hal tersebut harus dilakukan dengan hati-hati dan tanpa melukai bagian tersebut. Pasalnya, luka pada bagian kulit ketiak dapat memicu timbulnya infeksi. Maka dari itu, membersihkan bulu ketiak dapat dilakukan dengan cara digunting.
Di sisi lain, untuk pemakaian antirespirant sebaiknya tanpa pewangi. Namun hal itu sebaiknya dihindari bagi yang baru saja menghilangkan bulu ketiaknya. Pasalnya, pemakaian deodorant langsung setelah pencukuran bulu ketiak akan mengakibatkan iritasi pada kulit.
Triawati Prihatsari Purwanto
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |




