Kamis, 24/05/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : harianjoglosemar@gmail.com

Menciptakan Jurnalis Tangguh

Rabu, 31/03/2010 09:00 WIB - Rani Setianingrum

Setiap komunitas pastilah memiliki suatu tujuan yang ingin dicapai dalam setiap periode kepengurusannya yang tentunya akan membawa sebuah kemajuan. Demikian pula dengan sebuah komunitas jurnalis yang terdapat di Universitas Muhammadiyah Surakarta.
“Kami ingin menjadi sebuah komunitas yang memang benar-benar menciptakan seorang yang tangguh dalam bidang jurnalistik maupun organisasi. Karena selama ini kan kebanyakan orang yang lancar jurnalistiknya belum tentu dengan organisasinya. Di sini akan seimbang antara keduanya,” ungkap Asep Abdullah Rowi, Pemimpin Umum Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Pabelan.
Menurutnya, kedua hal tersebut harus dikuasai karena selama ini kebanyakan mahasiswa yang bergabung dengan Persma hanya piawai menulis berita dan tersendat-sendat ketika harus berbicara di depan umum.
Walau demikian Asep tidak menampik eksistensi sebuah Persma memang dilihat dari produk yang diterbitkan. “Eksistensi sebuah Persma memang dilihat dari seberapa sering Persma tersebut mengeluarkan produknya. Semakin sering intensitasnya semakin mudah pula orang mengenalnya.”
Ketika ditanya mengenai kelebihan Persma satu ini dengan lainnya. Fika menyatakan dalam LPM Pabelan dituntut untuk bersikap profesional dalam mengelola untuk terbit. “Tak jarang pula kami kebingungan harus membagi waktu antara kuliah dan organisasi.”
Tak hanya ingin memberikan manfaat bagi para anggotanya saja, Pabelan juga ingin bermanfaat bagi komunitas jurnalistik lainnya. “Saat ini kami ingin merangkul teman-teman pers fakultas maupun universitas lain baik dengan cara mengadakan Diklat dasar bagi mahasiswa baru maupun Diklat lanjutan,” tandas Asep.
Salah satu kegiatan yang rencananya akan dilakukan adalah mengadakan pelatihan litbang untuk Persma. “Dewan Yogyakarta dan Semarang ingin mengadakan pelatihan Litbang bagi Persma tingkat fakultas dan universitas dan yang menjadi koordinatornya kami dan UNS,” terang mahasiswa semester akhir ini.
Selain itu juga keinginan tersebut tak hanya sebatas kalangan mahasiswa tetapi juga pelajar. “Saat ini kami telah menjalin kerja sama dengan beberapa sekolah menengah dengan ikut berpartisipasi dalam kegiatan jurnalistik sebagai pembicara,” lanjutnya.
Persma yang memiliki empat produk yang berupa online, koran, majalah dan tabloid ini tetap solid meski usianya kini telah menginjak 33 tahun. Sesuai dengan semangatnya yang berbunyi berperang tidak harus pakai senjata, berbicara tidak harus pakai mulut. (Rani Setianingrum)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :